Ilustrasi Terkait Wanita Menstruasi (Foto: dok PravadaNews)

Beranda / Kesehatan / Edukasi Menstruasi Tekan Risiko Infeksi

Edukasi Menstruasi Tekan Risiko Infeksi

PravadaNews – Menjaga kebersihan organ intim dan disiplin mengganti pembalut saat menstruasi menjadi kunci penting dalam mencegah gangguan kesehatan reproduksi pada perempuan. Praktik sederhana ini dinilai berpengaruh besar terhadap pencegahan iritasi hingga pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.

Dokter spesialis dermatologi dan venereologi Kardiana Dewi menegaskan kebersihan area intim tidak hanya penting saat menstruasi, tetapi juga dalam keseharian untuk menjaga keseimbangan alami kulit.

“Pastikan membersihkan dari arah depan ke belakang menggunakan air bersih, lalu segera mengeringkannya agar tidak lembap. Kelembapan berlebih dapat meningkatkan risiko iritasi dan pertumbuhan mikroorganisme,” kata Kardiana dalam keterangannya, dikutip Rabu (15/4/2026).

Baca juga : Jangan Olahraga Ini Saat Haid

Kardiana juga menyoroti pentingnya disiplin mengganti pembalut secara berkala untuk mencegah penumpukan darah yang dapat memicu infeksi. Menurut Kardiana, pembalut idealnya diganti setiap 3–4 jam, atau lebih cepat saat aliran darah meningkat.

“Saat sedang menstruasi, pembalut sebaiknya diganti setiap 3–4 jam sekali atau lebih sering bila aliran darah sedang banyak. Darah yang terlalu lama menempel pada kulit dapat meningkatkan risiko iritasi serta pertumbuhan bakteri,” ujar Kardiana.

Selain kebiasaan higienis, pemilihan produk yang tepat juga dinilai berperan dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit area intim. Pembalut dengan daya serap baik serta permukaan kering disarankan untuk mengurangi risiko lembap berkepanjangan, termasuk penggunaan ukuran lebih panjang pada malam hari untuk mencegah kebocoran.

Di sisi lain, edukasi kesehatan reproduksi dinilai masih menjadi tantangan. Data UNICEF Indonesia pada 2020 menunjukkan satu dari empat remaja perempuan belum mendapatkan informasi menstruasi sebelum mengalami menstruasi pertama, yang dapat berdampak pada kecemasan dan menurunkan kepercayaan diri.

Upaya peningkatan literasi kesehatan reproduksi salah satunya dilakukan melalui kegiatan edukasi di Karawang yang melibatkan lebih dari 100 pelajar. Program tersebut mencakup pemahaman siklus menstruasi hingga panduan pemilihan pembalut yang sesuai kebutuhan siang dan malam.

Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk Yasutaka Nishioka mengatakan edukasi sejak dini penting untuk membentuk pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksi di kalangan remaja perempuan.

“Melalui edukasi ini, kami berharap para siswi di Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan percaya diri,” kata Nishioka.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *