PravadaNews – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026), tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi masyarakat. Momentum tersebut juga menjadi peluang ekonomi bagi warga yang memanfaatkan ramainya pengunjung untuk berjualan.
Sejumlah pedagang terlihat menjajakan berbagai macam barang di sekitar lokasi perayaan. Mereka menawarkan makanan, minuman, mainan hingga pernak-pernik yang menarik perhatian masyarakat, khususnya anak-anak.
Salah satu pedagang yang memanfaatkan momentum tersebut adalah penjual layangan. Berbagai jenis layangan ditawarkan kepada pengunjung dengan harga mulai dari Rp15 ribu hingga Rp25 ribu.
“Alhamdulillah banyak yang beli, tapi udah sore gini masih belum habis, biasanya kalau ada acara besar cepet habisnya,” kata Irwan.
Layangan tersebut menjadi salah satu barang yang cukup menarik perhatian di tengah suasana perayaan kemerdekaan. Langit sore Monas pun dipenuhi layangan yang diterbangkan oleh pengunjung.
Selain layangan, pedagang lain juga menawarkan mainan kicir angin. Mainan tersebut dijual dengan harga sekitar Rp25 ribu dan turut menjadi salah satu barang yang mencuri perhatian pengunjung.
Aktivitas perdagangan itu memperlihatkan bagaimana perayaan kemerdekaan dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat. Keramaian yang tercipta menjadi kesempatan bagi pedagang untuk meningkatkan pendapatan dalam satu momentum tertentu.
Pemerintah sebelumnya menyiapkan rangkaian acara besar di kawasan Monas, Istana Merdeka, Jalan M.H. Thamrin, hingga Bundaran Hotel Indonesia. Rangkaian tersebut meliputi agenda kenegaraan hingga pesta rakyat.
Puncak perayaan diawali dengan Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dari Monas pada pukul 07.30 WIB. Agenda tersebut dilanjutkan dengan Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka pukul 09.00 WIB dan Upacara Penurunan Bendera pukul 16.00 WIB.
Kawasan Monas juga menjadi lokasi Pesta Rakyat yang berlangsung hingga malam hari. Acara itu menghadirkan 1.200 UMKM, 600 ribu porsi kuliner Nusantara gratis, suvenir kaus, perlombaan, serta wahana permainan anak.
Rangkaian perayaan kemudian berlanjut melalui agenda Malam Merdeka hingga pukul 23.00 WIB. Berbagai pertunjukan seperti video mapping, drone show, karnaval kendaraan hias, dan kembang api turut menarik masyarakat ke sejumlah titik di Jakarta.
Di balik kemeriahan tersebut, perayaan HUT ke-81 RI turut menciptakan perputaran ekonomi bagi warga sekitar. Pedagang layangan, penjual mainan, hingga pengelola kantong parkir memanfaatkan keramaian sebagai kesempatan untuk mendapatkan penghasilan.















