PravadaNews – Di tengah rumah-rumah warga yang masih menyisakan jejak kerusakan akibat gempa, bantuan perlahan datang menyapa masyarakat terdampak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bukan hanya soal bangunan yang retak dan rusak, gempa juga meninggalkan beban bagi warga yang harus kembali menata kehidupan di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih. Dalam kondisi tersebut, kepedulian dan kehadiran aparat menjadi bagian penting untuk membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana.
Polda NTT melalui jajaran Polres Ngada menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan So’a dan Golewa.
Sebanyak 50 paket bantuan dari Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko disalurkan kepada masyarakat di lima desa yang terdampak gempa sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan di tengah proses pemulihan.
Pelaksana Harian Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin mengatakan, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada warga terdampak gempa,” ujar Sajimin dikutip Senin (17/8/2026).
Kapolres Ngada AKBP Gede Harimbawa memimpin langsung penyaluran bersama Wakapolres dan jajaran Polres Ngada. Bantuan diberikan berdasarkan pendataan terhadap warga yang rumahnya rusak maupun terdampak langsung.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Polri juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Sajimin.
Di Kecamatan So’a, bantuan diberikan kepada warga Desa Piga, Waepana I, dan Masu Kedhi. Sementara bantuan di Kecamatan Golewa menyasar Desa Rakalaba I dan Sobo II.
Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat selama kondisi pascabencana. Di antaranya biskuit, air mineral, mi instan, gula, susu, dan roti.
“Yang tidak kalah penting adalah memberikan rasa aman dan dukungan kepada masyarakat. Personel terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait,” katanya.
Personel Polres Ngada juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa susulan. Warga diminta mengikuti arahan pemerintah dan petugas demi menjaga keselamatan bersama.
“Semangatnya adalah Polri hadir, Polri peduli dan Polri untuk masyarakat. Kami akan terus membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.
Polres Ngada terus memantau kondisi sejumlah wilayah setelah gempa serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Situasi keamanan di wilayah hukum Polres Ngada dilaporkan tetap kondusif.















