Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Iran Siap Beri Kejutan Para Agresor

Iran Siap Beri Kejutan Para Agresor

PravadaNews – Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf menyatakan, angkatan bersenjata Iran siap tempur untuk memberikan respons yang telak terhadap agresi apa pun.

Qalibaf memperingatkan musuh bahwa strategi yang salah hanya akan membawa hasil yang buruk bagi mereka.

“Angkatan bersenjata kita siap memberikan respons yang pantas terhadap agresi apa pun; strategi dan keputusan yang salah akan selalu menghasilkan hasil yang salah. Seluruh dunia telah menyadari hal ini. Kita siap untuk semua opsi; mereka akan terkejut,” tegas Qalibaf, melansir Press TV, dikutip Selasa (12/5/2026)

Pernyataan Qalibaf muncul ketika Republik Islam Iran mempertahankan kebijakan kesabaran strategis dan kesiapan maksimal dalam menghadapi ancaman yang meningkat dari Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga: Natanyahu Janji Kurangi Bantuan ke AS

Para pejabat Iran secara konsisten menekankan bahwa Teheran menginginkan perdamaian dan stabilitas regional, namun tidak akan pernah ragu untuk membela kedaulatannya dengan kekuatan penuh ketika garis merah dilanggar.

Dengan memanfaatkan kemandirian selama beberapa dekade, teknologi rudal dan drone canggih, dan semangat tak tergoyahkan dari Poros Perlawanan, Iran telah membangun kemampuan pertahanan yang tangguh yang tidak memberi ruang bagi kesalahan perhitungan musuh.

Dalam cuitan lanjutannya, Qalibaf mengatakan, “Tidak ada alternatif lain selain menerima hak-hak rakyat Iran sebagaimana diuraikan dalam proposal 14 poin.”

“Pendekatan lain akan sepenuhnya tidak meyakinkan; hanya kegagalan demi kegagalan. Semakin lama mereka berlarut-larut, semakin banyak pembayar pajak Amerika yang akan menanggungnya,” tambahnya.

Pernyataan Qalibaf merupakan sinyal yang sangat jelas bahwa setiap petualangan gegabah oleh musuh akan disambut dengan kejutan yang tidak dapat mereka antisipasi atau tahan.

Sebagai tanggapan terhadap agresi AS-Israel, Iran telah menutup Selat Hormuz untuk pelayaran yang terkait dengan para agresor dan sekutu mereka, yang menyebabkan harga minyak melonjak.

Iran mulai memberlakukan kontrol yang jauh lebih ketat bulan lalu setelah pengumuman Presiden AS Donald Trump tentang blokade yang menargetkan kapal dan pelabuhan Iran.

Kapal perang AS yang mencoba mendekati perairan Iran dalam beberapa pekan terakhir, dalam upaya putus asa untuk mematahkan kendali Iran atas Selat, telah dipukul mundur oleh tembakan langsung Iran.

Hal itu telah membatalkan janji Washington untuk memulihkan pelayaran normal di Teluk Persia, dan semakin mencoreng citra AS sebagai kekuatan super global.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *