Cuplikan layar dari rekaman yang dirilis oleh Angkatan Laut Iran menunjukkan kapal tanker minyak yang disita, Ocean Koi. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Iran Sita Kapal Tanker Minyak Ocean Koi

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Ocean Koi

PravadaNews – Angkatan Laut Iran menahan sebuah kapal tanker minyak Ocean Koi di Teluk Oman karena pelanggaran maritim dan upaya untuk mengganggu ekspor minyak Iran.

Pihak militer Iran mengatakan, kapal tanker tersebut disita selama operasi yang dilakukan sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan berdasarkan perintah pengadilan.

Angkatan Laut Iran merencanakan dan melaksanakan operasi khusus di Teluk Oman dan menyita kapal tanker yang melanggar beserta muatan minyak Iran.

Menurut pernyataannya, Angkatan Laut Iran mengatakan, kapal tanker tersebut berupaya memanfaatkan situasi yang sedang berlangsung di kawasan itu dalam upaya untuk merusak dan mengganggu ekspor minyak dan kepentingan bangsa Iran.

Baca Juga: Iran Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz

Disebutkan bahwa pasukan komando dan marinir Angkatan Laut Iran mengawal kapal tanker yang melanggar tersebut ke pantai selatan negara tersebut dan menyerahkannya kepada otoritas kehakiman.

Angkatan Laut Iran dengan kuat membela kepentingan dan aset negara Iran di perairan regional negara itu.

Selain itu, Angkatan Laut Iran tidak akan memberikan kelonggaran terhadap pelanggar atau agresor mana pun, demikian pernyataan tersebut menegaskan kembali, melansir dari Press TV, Sabtu (9/5/2026).

Sejak dimulainya perang AS-Israel melawan Republik Islam pada 28 Februari, Iran telah memberlakukan kontrol ketat atas Selat Hormuz, memblokir jalur kapal milik agresor dan mereka yang mendukung perang.

AS telah memberlakukan blokade angkatan laut ilegal yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di Selat Hormuz sejak 13 April, melanggar gencatan senjata yang dimediasi Pakistan antara Teheran dan Washington.

Pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump menarik diri dari apa yang disebut “Proyek Kebebasan” yang diluncurkannya untuk membuka Selat Hormuz tetapi gagal setelah menghadapi pertahanan asimetris Iran dan penentangan dari negara-negara regional. Namun, ia mengatakan blokade Amerika akan tetap “berlaku sepenuhnya.”

Trump sebelumnya secara terang-terangan mengakui bahwa Angkatan Laut AS bertindak “seperti bajak laut” dalam melaksanakan blokade angkatan laut Washington terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *