PravadaNews – Perwakilan Tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Vasily Nebenzya, secara tegas menolak resolusi anti-Iran yang diusulkan AS di Dewan Keamanan PBB.
Nebenzya mengungkapkan, resolusi anti-Iran merupakan upaya Washington untuk mengisolaso Republik Islam.
Nebenzya dalam sidang PBB menyoroti soal keamanan maritim di Teluk Persia. Amerika Serikat dan sekutunya tengah melakukan berbagai serangan terhadap pertahanan Iran di Selat Hormuz.
Rusia menegaskan, pihaknya tidak akan mendukung langkah Amerika Serikat dan sekutunya yang menargetkna serangan terhadap Iran.
Baca Juga: Iran Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz
“Kami menolak setiap upaya untuk memaksakan narasi yang tidak seimbang terhadap Iran tanpa mempertimbangkan motif dan akar penyebab krisis,” kata Nebenzya di PBB, melansir Press TV, Jumat (8/5/2026).
“Kami memperingatkan bahwa pengesahan resolusi yang bias dapat memicu gelombang ketegangan baru di kawasan Timur Tengah,” tambah Nebenzya.
Diplomat Rusia tersebut menekankan, keamanan maritim di Teluk Persia tidak dapat dicapai melalui kecaman sepihak atau tindakan provokatif.
Nebenzya mengatakan, Amerika Serikat perlu menghentikan operasi militer dan mengakhiri konflik di Teluk Persia itu.
Sebab, eskalasi itu menyebabkan terganggunya jalur pelayaran dan meningkatkan risiko di semua sektor.
Rusia mendesak semua anggota Dewan Keamanan PBB untuk “menghindari memicu ketegangan dan menahan diri dari mengajukan resolusi berdasarkan pendekatan konfrontatif,” tutup Nebenzya.















