Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Foto: Antara)

Beranda / Nasional / Menhub Pahami Sorakan Pemudik di Pelabuhan Ketapang

Menhub Pahami Sorakan Pemudik di Pelabuhan Ketapang

PravadaNews – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dirinya memaklumi sorakan para pemudik saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Ketapang.

Dudy menilai reaksi tersebut merupakan bentuk luapan kelelahan pengguna jasa akibat panjangnya antrean kendaraan yang terjadi menjelang momen arus mudik.

Meski demikian, Dudy menegaskan, kunjungannya bertujuan untuk mempercepat penanganan kepadatan lalu lintas penyeberangan, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Pemerintah, kata Dudy, terus berupaya mengoptimalkan layanan transportasi agar arus penyeberangan berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Jadi karena kemarin mungkin karena teman-teman pemudik sudah lama menunggu, jadi agak marah mungkin ya, tapi saya juga memahami,” kata Dudy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Penerbangan Internasional Tetap Dibuka Meski Gejolak Global

Hal itu ketika awak media mengkonfirmasi terkait sorakan pemudik kepada Menteri Perhubungan Dudy bersama jajaran saat melakukan peninjauan angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Ketapang, Banguwanhi, pada Selasa (17/3).

Dudy menjelaskan kunjungannya ke Ketapang bertujuan melanjutkan perjalanan menuju Gilimanuk guna melakukan koordinasi terkait kepadatan yang terjadi di kawasan penyeberangan tersebut.

Saat tiba di Ketapang, Dudy melihat secara langsung kondisi antrean kendaraan yang cukup panjang sehingga menjadi perhatian utama dalam upaya penanganan arus penyeberangan menjelang periode padat.

Karena kondisi antrean tersebut, rombongan Kementerian Perhubungan memutuskan tidak menggunakan kendaraan untuk menyeberang dan memilih melanjutkan perjalanan sebagai penumpang pejalan kaki.

Penyeberangan sebagai pejalan kaki memungkinkan perjalanan lebih cepat karena tidak terikat antrean kendaraan, sehingga koordinasi dapat segera dilakukan di tujuan berikutnya.

Langkah tersebut diambil agar koordinasi di Gilimanuk dapat segera dilaksanakan guna mengatasi kepadatan yang berpotensi meningkat menjelang Hari Raya Nyepi di wilayah tersebut.

Selain itu, upaya percepatan koordinasi dilakukan untuk memastikan permasalahan kepadatan penyeberangan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Nyepi sehingga tidak mengganggu masyarakat yang merayakannya.

Dudy juga menekankan pentingnya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri agar proses penyeberangan dapat berjalan lebih lancar dan tertangani dengan baik.

Meski mendapat sorakan dari pemudik, Dudy menegaskan dirinya memahami situasi tersebut sebagai bentuk kelelahan akibat antrean panjang.

“Jadi kenapa kita ke sana segera? Karena kita ingin supaya koordinasi di Gilimanuk dapat segera dilaksanakan karena Gilimanuk kan itu nanti ada Hari Raya Nyepi. Harapannya bahwa permasalahan atau kepadatan di Gilimanuk dapat kita segera selesaikan sebelum Hari Raya Nyepi. Itu yang menjadi tujuan kami,” kata Menhub.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *