PravadaNews – Perwakilan dari 100 negara, termasuk kepala negara, pimpinan parlemen, menteri luar negeri, dan utusan khusus pemerintah, akan menghadiri prosesi pemakaman perpisahan bagi Syahid Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
“Upacara penghormatan dan perpisahan akan dimulai pada pukul 08.00 pagi hari Jumat, 3 Juli, dengan partisipasi para pejabat tinggi dan berbagai kelompok masyarakat. Para pejabat tinggi dari berbagai negara serta tokoh-tokoh politik akan menghadiri upacara tersebut pada sore harinya,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, melansir dari Kantor Berita IRNA, Jumat (3/7/2026).
Baca Juga: Iran Bakal Beri Pelajaran Israel Jika Melakukan Ancaman
“Upacara perpisahan dan pemakaman Syahid Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dianggap sebagai peristiwa bersejarah dan sangat penting, tidak hanya bagi bangsa Iran tetapi juga bagi masyarakat di kawasan ini, umat Muslim, dan seluruh bangsa yang merdeka di seluruh dunia,” tambah juru bicara tersebut.
Selain itu, upacara perpisahan untuk Ayatollah Khamenei dijadwalkan akan diselenggarakan pada hari Sabtu dan Minggu, 4 dan 5 Juli, di Imam Khomeini Musalla, Teheran.
Prosesi pemakaman akan berlangsung di ibu kota pada hari Senin, 6 Juli. Prosesi selanjutnya akan diadakan di kota suci Qom pada hari Selasa, 7 Juli, dan prosesi terakhir akan dilaksanakan di kota suci Mashhad pada hari Kamis, 9 Juli.
Syahid Ayatollah Khamenei akan dimakamkan di kompleks makam suci Imam Reza (AS) di Mashhad.
Ayatollah Khamenei gugur sebagai syahid pada hari Sabtu, 28 Februari, dalam sebuah serangan teroris yang disengaja yang dilakukan oleh musuh-musuh dari pihak AS dan rezim Israel.















