PravadaNews – Keju memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh ketika dikonsumsi secara seimbang, terutama sebagai sumber kalsium dan protein. Momentum Hari Keju Sedunia pada 4 Juni menjadi pengingat masyarakat untuk memahami manfaat sekaligus batas konsumsi produk olahan susu.
Keju dibuat melalui proses koagulasi susu yang selanjutnya diolah menjadi berbagai jenis, tekstur, dan aroma berbeda. Variasi jenis memengaruhi kandungan nutrisi seperti kalori, protein, kalsium, lemak jenuh, serta natrium setiap porsinya.
“Kandungan kalsium, protein, magnesium, seng, vitamin A, D, dan K dari keju dapat membantu perkembangan tulang yang sehat pada anak-anak maupun orang dewasa,” dilansir dari laman Halodoc, Kamis (4/6/2026).
Keju juga bermanfaat untuk kesehatan gigi karena kalsium meningkatkan pH mulut sehingga risiko karies berkurang. Mengunyah keju setelah makan membantu menetralkan plak dan mendukung keseimbangan bakteri di rongga mulut.
Baca Juga: 5 Penyakit Tulang yang Jarang Diketahui
Jenis keju rendah lemak dan sodium, seperti cottage, ricotta, parmesan, dan feta, berperan dalam menjaga tekanan darah. Konsumsi secara moderat dianjurkan agar manfaat dapat diperoleh tanpa menambah risiko hipertensi.
Produk susu ini mendukung kesehatan jantung karena mengandung kalsium, vitamin D, dan vitamin K. Studi observasional menunjukkan konsumsi rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, namun pedoman tetap merekomendasikan varian rendah lemak.
Adapun Kementerian Kesehatan keju termasuk sumber kalsium penting dalam pembentukan tulang dan gigi, menjadi bagian dari kebijakan gizi nasional. Susu, keju, dan olahannya dikategorikan sebagai komponen strategis dalam program kesehatan masyarakat.
Keju yang difermentasi mengandung probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan. Probiotik membantu menyeimbangkan mikrobiom usus sekaligus meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan lain.
Namun, konsumsi keju juga perlu memperhatikan kandungan garam dan lemak. Masyarakat dianjurkan membaca label gizi untuk mengetahui energi, protein, lemak, gula, serta natrium sebelum membeli produk.
Memilih keju yang tepat dan mengonsumsinya secara moderat dapat memberi lima manfaat utama tanpa mengabaikan prinsip konsumsi seimbang. Mengombinasikannya dengan sayur, buah, dan protein lain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian














