PravadaNews – Harga emas terus menjadi perhatian seiring pergerakannya yang mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, apakah tren kenaikan ini akan berlanjut, atau justru harga emas akan terkoreksi? Seberapa tinggi harga emas bisa bergerak, dan bagaimana perkembangannya hingga akhir 2026?
Menelusuri perubahan harga dari waktu ke waktu dapat menjadi salah satu cara untuk memahami dinamika komoditas ini.
Pada 19 Oktober 2021, harga emas Antam 1 gram tercatat Rp970.000. Lima tahun kemudian, pada 19 Oktober 2026, harganya mencapai Rp2.574.000 per gram, meningkat Rp1.604.000 atau sekitar 165,4%.
Sementara itu, sepanjang 2026, harga emas bergerak dari Rp2.026.000 pada 2 Januari, mencapai puncak Rp2.766.000 pada 17 September, lalu berada di Rp2.574.000 pada 19 Oktober.
Meski jauh lebih tinggi dibandingkan lima tahun lalu, harga emas juga menunjukkan penurunan dari puncaknya tahun ini.
Dengan harga yang telah meningkat signifikan dalam lima tahun, apakah sekarang masih menjadi waktu yang tepat untuk membeli emas?
Atau, di tengah penurunan dari level tertingginya, lebih baik menahan dana dan menunggu pergerakan harga berikutnya? Membeli sekarang atau hold menjadi pertimbangan yang perlu disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi masing-masing.














