PravadaNews – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengatakan, Teheran tidak akan pernah bernegosiasi mengenai kemampuan pertahanan dan pencegahannya.
Pezeshkian mengatakan, Iran tidak akan pernah membahas kemampuan pertahanan dan pencegahannya dengan pihak mana pun dalam keadaan apa pun.
Pezeshkian dengan tegas menolak negosiasi apa pun mengenai kemampuan militer Iran. Presiden Iran berbicara dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif di Islamabad, mengatakan, kekuatan pertahanan negara itu sangat penting untuk melindungi kedaulatannya dari ancaman eksternal.
Baca Juga: Agresif Israel Penyebab Ketidakamanan Kawasan
Melansir dari Kantor Berita IRNA pada Rabu (24/6/2026), Presiden Iran mengatakan kekuatan militer Teheran telah berfungsi sebagai pencegah agresi, menolak seruan untuk diskusi tentang program pertahanan negara tersebut.
Republik Islam Iran tidak akan pernah, dalam kondisi apa pun, mengadakan pembicaraan dengan pihak mana pun tentang kemampuan pertahanan dan pencegahannya, katanya.
Pezeshkian juga mengkritik negara-negara Barat yang menggambarkan diri mereka sebagai pembela hak asasi manusia, dengan mengatakan bahwa klaim tersebut tidak konsisten dengan tindakan mereka.













