Musisi Yura Yunita dan band Perunggu dalam SERIES "MAIN KE RUMAH". (Foto: Dok. Poplicist)Musisi Yura Yunita dan band Perunggu dalam SERIES "MAIN KE RUMAH". (Foto: Dok. Poplicist)

Beranda / Infotaiment / Rumah Baru Yura Dibuka untuk Musik

Rumah Baru Yura Dibuka untuk Musik

PravadaNews – Musisi Yura Yunita membuka rumah barunya sebagai ruang temu musik ketika panggung besar kerap memberi jarak pada keakraban.

Serial video live performance bertajuk Main ke Rumah mulai tayang di kanal YouTube Yura Yunita pada 18 Juni 2026. Episode perdana menghadirkan grup band Perunggu melalui lagu ‘Mau Jadi Apa?’ yang dibawakan dengan suasana lebih santai.

Rumah itu tidak ditampilkan sekadar sebagai bangunan baru, tetapi sebagai tempat yang sengaja disiapkan untuk menerima banyak cerita. Melalui ruang tamu, Yura membangun suasana bertamu agar musik terasa dekat dengan keseharian.

Impian itu menjadi alasan Yura merenovasi rumahnya dan membuka ruang tersebut bagi teman-teman musisi.

“Aku merenovasi rumah ini juga karena mimpinya ingin banget banyak teman-teman bisa datang ke rumah, termasuk teman-teman musisi,” ujar Yura dalam keterangan resmi yang diterima PravadaNews, Jumat (19/6/2026). 

Yura mengatakan, kedatangan Perunggu membuat rumahnya berubah menjadi tempat bermain musik tanpa jarak formal. Dirinya memilih konsep jamming santai agar proses bermusik tidak hanya terdengar sebagai pertunjukan, tetapi juga terasa sebagai pertemuan.

Dalam episode pertama, vokal Yura bertemu dengan warna musik Perunggu tanpa menghilangkan karakter asli lagu ‘Mau Jadi Apa?’. Lagu itu tetap dipertahankan dalam napas awalnya, tetapi dibawakan dengan rasa nongkrong yang lebih hangat.

Dari rumah tersebut, Yura juga menunjukkan cara musisi membangun kedekatan dengan pendengar melalui platform digital. Arah itu sejalan dengan perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terhadap penguatan kreator digital.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan, ekonomi kreatif perlu menjadi mesin pertumbuhan baru yang memberdayakan kreator digital. 

“Ekonomi kreatif Indonesia harus menjadi the new engine of growth yang memberdayakan kreator digital,” ungkap Teuku, Kamis (11/6).

Kemenekraf/Bekraf juga menyiapkan Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045 dengan penguatan konten digital dan teknologi baru. Dengan demikian, Main ke Rumah memperlihatkan bagaimana rumah, musik, dan kanal digital dapat bertemu sebagai ruang distribusi kreatif.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *