PravadaNews – Membuat bekal sekolah anak merupakan salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan memastikan kesehatan tubuhnya tetap terjaga.
Melansir dari laman Alodokter, agar nutrisi dalam bekal maksimal, perhatikan beberapa tips untuk membuat bekal sekolah anak.
Maraknya makanan atau jajanan di sekolah yang mengandung berbagai zat berbahaya, seperti boraks maupun pewarna tekstil, membuat orang tua khawatir terhadap kesehatan anak.
Baca Juga:
Menyiapkan bekal sekolah anak merupakan cara terbaik agar Si Kecil tidak jajan sembarangan dan mengonsumsi makanan yang kurang sehat bagi tubuh.
Namun, pastikan bekal sekolah anak yang Bunda persiapkan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil, seperti karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral.
Tips Membuat Bekal Anak Sekolah:
- Pilih buah-buahan dan sayuran segar
Buah-buahan dan sayuran kaya akan nutrisi karena mengandung banyak vitamin dan serat.
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, anak usia sekolah dianjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah sebanyak 300–400 gram per hari.
Berikan anak buah-buahan segar sebagai bekal sekolahnya, bukan buah dalam bentuk jus kemasan atau kaleng.
Untuk bekal sayuran, batasi pemberian sayuran beku atau kalengan karena mengandung sodium yang tinggi.
- Cukupi kebutuhan lemak hariannya
Anak membutuhkan lemak dalam makanan agar tetap berenergi dan lebih mudah berkonsentrasi saat di sekolah.
Ada beberapa sumber lemak baik yang bisa Bunda berikan sebagai bekal sekolah Si Kecil, di antaranya mentega, minyak, keju, kacang-kacangan, dan daging.
Selain itu, Bunda juga dianjurkan untuk membekali Si Kecil dengan makanan yang mengandung lemak baik HDL, seperti ikan tongkol atau ikan salmon.
Meski memiliki manfaat bagi kesehatan, tetap batasi konsumsi lemak pada anak, yaitu tidak lebih dari 67 gram per hari.
- Lengkapi nutrisinya dengan konsumsi biji-bijian
Beberapa jenis biji-bijian yang bisa Bunda berikan sebagai bekal sekolah anak adalah popcorn, oatmeal, dan quinoa.
Bunda juga disarankan untuk memilih biji-bijian utuh, seperti beras merah atau roti gandum utuh daripada beras putih atau roti putih.














