PravadaNews – Kesempatan mengikuti Program MagangHub tidak hanya diberikan kepada peserta pada umum. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk turut mengikuti program tersebut.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah mengatakan, terdapat 30 penyandang disabilitas yang mengikuti program maganghub.
“Sekitar 30-an orang. Nah itu kita afirmasi. Jadi memang kita kawal benar,” ujar Darmawansyah di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Para peserta magang penyandang disabilitas yang mendaftar diberikan perhatian khusus oleh pihak Kemnaker selama program berjalan.
Ketika terdapat penyandang disabilitas yang mendaftar, Kemnaker akan berkoordinasi dengan perusahaan terkait untuk memastikan peserta mendapatkan kesempatan dalam proses penerimaan.
“Memang kita afirmasi, kita undang rapat, kita berikan bahwa ada kewajiban perusahaan itu untuk melakukan afirmasi disabilitas,” kata Darmawansyah.
Menurut Darmawansyah, langkah tersebut diperlukan agar penyandang disabilitas tetap memiliki kesempatan mengikuti program magang di tengah persaingan dengan peserta lainnya.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan Program Pemagangan Nasional diharapkan dapat menjadi sarana bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman kerja.
“Kita berharap program pemagangan nasional ini hadir memang memberikan kesempatan kepada anak bangsa untuk meningkatkan kompetensi mereka, untuk mendapatkan pengalaman kerja, membangun portofolio, membangun jejaring, sehingga enam bulan ini benar-benar bermanfaat untuk mereka,” ucap Yassierli.














