Beranda / Ekonomi / 46 Perwakilan Dagang RI Bantu Cari Buyer TEI 2026

46 Perwakilan Dagang RI Bantu Cari Buyer TEI 2026

PravadaNews – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengandalkan 46 perwakilan perdagangan di 33 negara, termasuk 24 atase perdagangan, untuk menjaring calon pembeli luar negeri dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Jaringan tersebut membantu eksportir mencari mitra dagang sebelum TEI berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan para perwakilan bertugas mencari calon pembeli melalui program penjajakan bisnis atau business matching sebelum pameran dimulai.

“Kita ada business matching melalui Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC). Perwakilan kita ada di 33 negara, jumlahnya 46. Nah, mereka harus menjajaki buyer terlebih dahulu,” tutur Budi di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/10/2026).

Berdasarkan data Kemendag pada Juli 2026, sebanyak 46 perwakilan tersebut terdiri atas 24 atase perdagangan dan 19 kantor ITPC. Tiga lainnya meliputi Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Konsul Perdagangan Hong Kong, serta Duta Besar pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Melalui penjajakan itu, eksportir dapat berkomunikasi dengan calon pembeli sebelum bertemu langsung di lokasi pameran.

“Sebelum buyer datang, sebelum teman-teman ini mengikuti pameran, sudah disiapkan buyer-nya. Bahkan, mereka sudah saling mengenal ketika business matching,” ujar pria yang akrab disapa Busan.

Dengan persiapan ini, Budi menjelaskan pertemuan antara eksportir dan pembeli di TEI dapat dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan dagang.

Pada hari pertama TEI 2026, sebanyak 168 nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani antara eksportir Indonesia dan pembeli dari 22 negara dengan nilai mencapai 13,2 miliar dolar AS.

Namun, Budi menyebut nilai tersebut belum mencakup transaksi lain yang masih dihitung. Sementara itu, Kemendag menargetkan potensi transaksi TEI 2026 sebesar 17,5 miliar dolar AS.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menjelaskan persiapan TEI telah dilakukan sejak Maret 2026, mulai dari seleksi peserta hingga penjaringan pembeli melalui perwakilan perdagangan di luar negeri.

“Hingga 21 September 2026, terlaksana 17 sesi presentasi bisnis (pitching) dan persiapan business matching yang melibatkan 17 perwakilan RI dan perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Kegiatan ini terdiri atas 12 sesi pada Agustus 2026 dan lima sesi pada September 2026,” kata Fajarin, Rabu (30/9).

Selain persiapan TEI, Kemendag mencatat 546 kegiatan penjajakan bisnis yang difasilitasi jaringan perwakilan perdagangan sepanjang Januari–Juli 2026 dengan potensi transaksi mencapai 275,61 juta dolar AS.

Adapun jumlah negara asal pembeli yang mendaftar TEI 2026 meningkat dari 113 negara pada 29 September menjadi 134 negara hingga Selasa (13/10).

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *