Ilustrasi Selat Hormuz (Foto: dok PravadaNews)

Beranda / Mancanegara / AS Lakukan Pembajakan Maritim

AS Lakukan Pembajakan Maritim

PravadaNews – Amerika Serikat telah melakukan tindakan agresi yang terang-terangan terhadap kapal dagang Iran di perairan Laut Oman, dengan mengerahkan marinir terorisnya ke dek kapal dan melumpuhkan sistem navigasinya.

Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya pada Minggu malam mengutuk operasi kriminal yang dilakukan Angkatan Laut AS.

“Amerika Serikat, sebagai agresor, melanggar gencatan senjata dan melakukan pembajakan maritim dengan menembaki kapal dagang Iran di perairan Laut Oman dan mendaratkan sejumlah marinir terorisnya di dek kapal, melumpuhkan sistem navigasinya,” kata Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaghari, dikutip Seni (20/4/2026), melansir Press TV.

Baca Juga: Beijing Singgung Akses Udara AS di Indonesia

“Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera menanggapi pembajakan bersenjata dan pembalasan oleh tentara AS ini,” tambahnya.

Pasukan AS melancarkan serangan tanpa provokasi terhadap kapal kontainer Iran, Toska, yang sedang berlayar dengan damai dari Tiongkok ke Iran melalui Teluk Oman.

Sebagai respons langsung, pasukan Iran membalas, menargetkan beberapa kapal militer Amerika di area tersebut dengan serangan drone.

Presiden AS Donald Trump membanggakan bahwa pasukan Amerika telah merebut kapal Iran tersebut, menyebut militer AS sebagai “kekuatan militer terbesar di dunia,” yang kini sekali lagi terungkap sebagai bajak laut utama di perairan internasional.

Iran sebelumnya telah menyatakan akan membalas dengan tegas terhadap tindakan permusuhan apa pun dari Amerika Serikat.

Pada saat yang sama ketika Washington mengumumkan blokade angkatan laut ilegalnya terhadap Iran, Republik Islam telah sepenuhnya menutup Selat Hormuz.

Kapal atau tanker apa pun yang mencoba melewati jalur air strategis tersebut tanpa izin akan ditindak tegas oleh pasukan Iran.

Tindakan kriminal terbaru oleh rezim AS sekali lagi membuktikan bahwa Washington tetap menjadi sumber utama terorisme dan ketidakstabilan di seluruh Asia Barat.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *