PravadaNews – Kabar mengenai masuknya kalangan buruh ke dalam lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menguat.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dikabarkan bakal mendapat jatah kursi di Kabinet Merah Putih.
Informasi tersebut mencuat di tengah upaya pemerintah memperkuat komunikasi dengan kelompok pekerja dan serikat buruh dalam merumuskan berbagai kebijakan ketenagakerjaan.
Meski belum ada pengumuman resmi dari pemerintah, kabar tersebut telah menjadi perhatian publik mengingat peran Said Iqbal selama ini sebagai salah satu tokoh vokal yang kerap menyuarakan aspirasi buruh di tingkat nasional.
Hal ini diperkuat sinyal dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
“Sedang kami diskusikan (Said masuk kabinet, red),” kata Prasetyo.
Prasetyo bahkan menyampaikan bahwa posisi yang kemungkinan bakal dijabat Said Iqbal berkaitan dengan bidang buruh dan tenaga kerja yang selama ini menjadi fokus perjuangannya.
“Ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Buruh, tenaga kerja,” ucap Prasetyo.
Menanggapi hal tersebut, Said Iqbal merespons kabar dirinya akan masuk kabinet pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Kabar ini sebelumnya dibahas oleh Menteri Sekretaris Negara atau Mensesneg Prasetyo Hadi.
Said belum mau bicara banyak soal rencana penunjukannya. “Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden,” kata Said saat dihubungi pada Jumat (5/6).
Meski begitu, Said memperkirakan akan mendapat tugas di bidang yang selama ini dia geluti sebagai pimpinan serikat buruh. “Kemungkinan sekitar itu ketenagakerjaan,” tutur Said Iqbal.














