PravadaNews – Mungkin banyak yang belum mengetahui akan manfaat singkong rebus. Kudapan ini tak hanya sekadar camilan, tetapi juga mengandung beragam nutrisi, seperti vitamin C dan serat.
Melansir dari laman Alodokter, Jumat (5/6/2026), indeks glikemik singkong rebus juga tergolong rendah sehingga bisa menjadi alternatif pengganti nasi yang lebih sehat.
Umbi-umbian yang mengandung pati ini banyak tumbuh di negara tropis, termasuk Indonesia. Teksturnya yang empuk serta aroma dan rasanya yang khas setelah diolah membuat singkong banyak digemari.
Apalagi, singkong termasuk umbi yang mudah dikreasikan menjadi beragam hidangan, seperti singkong rebus, getuk, atau tiwul.
Bagi masyarakat Indonesia, singkong rebus sudah menjadi hidangan yang sangat familiar. Tidak hanya murah dan mudah didapat, manfaat singkong rebus pun sangat beragam.
Baca Juga: Mengenal PM2.5 dan Bahayanya bagi Paru-Paru
Kandungan Nutrisi Singkong Rebus
Dalam 100 gram singkong rebus atau sekitar 1 potong singkong ukuran sedang, terkandung sekitar 190 kalori dan beberapa nutrisi berikut ini:
40 gram karbohidrat
2 gram serat
1,5 gram protein
280 miligram kalium
22 miligram magnesium
28 miligram fosfor
17 miligram kalsium
18 miligram vitamin C
0,1 miligram tembaga
Tak cukup sampai di situ saja, singkong juga mengandung pati resisten, yakni salah satu jenis karbohidrat kompleks.
Jenis karbohidrat ini lebih sehat karena tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah setelah makan. Selain itu, pati resisten juga akan difermentasi di usus besar dan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus.
Kandungan pati resisten dalam singkong bisa meningkat ketika singkong dimasak dan didinginkan. Jadi, merebus singkong adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan lebih banyak asupan pati resisten.
Sederet Manfaat Singkong Rebus untuk Kesehatan
Melimpahnya nutrisi dalam singkong rebus membuat umbi-umbian yang banyak diolah menjadi jajanan tradisional ini kaya akan manfaat.
Supaya kamu makin tertarik untuk menjadikannya sebagai sumber karbohidrat harian, berikut adalah beberapa manfaat singkong rebus untuk kesehatan:
- Menjaga daya tahan tubuh
Tak seperti nasi putih, singkong rebus mengandung vitamin C dan antioksidan yang dapat menjaga tubuh supaya tidak mudah sakit. Nutrisi penting ini dapat meningkatkan kinerja sel darah putih, yakni sel yang berfungsi untuk melawan infeksi di dalam tubuh.
Kandungan vitamin C dalam singkong rebus cukup tinggi, bahkan bisa memenuhi sekitar 25% kebutuhan vitamin C orang dewasa, lho. Bila kamu mengonsumsi singkong 3 kali sehari dan dipadukan dengan makanan lain yang kaya akan vitamin C, tentu kebutuhan vitamin C harianmu lebih mudah terpenuhi.
- Menambah energi
Singkong rebus mengandung karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Nutrisi ini membantu tubuh tetap bertenaga saat beraktivitas dan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Karena itu, singkong rebus cocok dijadikan camilan sehat atau pengganti sumber karbohidrat sehari-hari.
- Melancarkan pencernaan
Pencernaan yang sehat adalah salah satu faktor penting yang menentukan kesehatan tubuh. Nah, untuk menjaga fungsi dan kesehatan saluran cerna, kamu perlu mengonsumsi makanan yang sehat.
Karena mengandung karbohidrat kompleks dan prebiotik yang berperan sebagai makanan bagi bakteri baik di usus, singkong rebus sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan saluran cerna.
Selain itu, singkong juga kaya akan serat yang bisa melunakkan tinja, sehingga bisa mencegah dan mengatasi sembelit.
- Mengendalikan kadar gula darah
Pati resisten dalam singkong rebus tak hanya baik untuk saluran cerna, tetapi juga bisa meningkatkan kemampuan tubuh dalam merespons insulin.
Makin tinggi respons tubuh terhadap insulin, artinya makin baik pula kemampuan tubuhmu dalam mengendalikan kadar gula darah.
Selain itu, singkong juga memiliki indeks glikemik yang rendah, malah jauh lebih rendah dari nasi putih. Dengan begitu, singkong rebus tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang drastis setelah makan. Makanya, singkong rebus cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.














