Ilustrasi transaksi seragam dan ATK pasar Klender SS. (Foto: Dok. Insignia Rizki/ PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Ajaran Baru Bawa Berkah bagi Pedagang Peralatan Sekolah

Ajaran Baru Bawa Berkah bagi Pedagang Peralatan Sekolah

PravadaNews – Menjelang pekan tahun ajaran baru pasar Klender SS, Jakarta Timur, mulai dipenuhi ibu-ibu yang mengantar anaknya untuk membeli seragam sekolah, penjualan mulai mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya di mana para penjual mulai merasakan kewalahan menghadapi jumlah pembeli hingga tutup toko.

Salah satu toko di Jalan Raya Bekasi Timur, penjual bernama Hial menuturkan, bulan ini toko seragam eceran tersebut, mencatat tiap harinya konsumen menjelang pekan tahun ajaran yang akan berlangsung mulai tanggal 13 Juli 2026, secara serentak di daerah Provinsi DKI Jakarta mengalami peningkatan saat ditanya tim PravadaNews.

“Maaf kak untuk tanya- tanya bisa dilakukan sore saja, karena biasanya dari pagi sampai sore menjelang tutup kita layani pembeli yang cukup bertambah ramai,” Jawab Hial saat ditemui di pasar Klender SS, Sabtu (11/7/2026).

Lebih lanjut, Hial menyampaikan, penjualan paling ramai terjadi pada sehari sebelum masuk sekolah, yaitu tepat hari Minggu 12 Juli 2026. Seragam kemeja putih di tempatnya dijual mulai Rp 67 ribu. Sementara celana dan rok mulai Rp 80 ribu.

Penjualan perlengkapan lain seperti buku tulis, sampul, dan pulpen juga ikut naik dibanding bulan Juni. Sebab pembeli rata-rata mengambil seragam dalam satu paket. Sudah termasuk celana, baju, dan perlengkapan sekolah lainnya.

Di tempatnya paling banyak dicari seragam kemeja putih dan celana atau rok Merah untuk anak SD, juga perlengkapan lainnya seperti topi, ikat pinggang, kaos kaki yang ramai kami pesan kepada agen dibanding grosir dengan keuntungan berbeda berdasarkan variasi jenis.

”Untuk harga setiap toko beda, ini harga toko kita yang privasi mulai 67 ribu dan bisa diperbandingkan kesana kesini, dimana setiap toko berbeda, ada toko yang menempatkan harga tinggi, keuntungan beda-beda juga kak, bervariasi dari jenis barang, dari harga rok 80 ribu dan ATK, kita pengecer stok dari agen yang dimana- mana lebih murah dari grosir” ujar Hial.

Lebih lanjut, kenaikan permintaan seragam sekolah pada tahun ajaran baru diikuti dengan perubahan harga di tingkat pedagang. Harga seragam sekolah biasanya mengalami kenaikan sekitar 5% hingga 10% atau sekitar Rp2 ribu sampai Rp10 ribu per potong akibat tingginya permintaan pasar.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada produk Alat Tulis Kantor (ATK) yang mengalami penurunan harga dan omzet penjualan pada Juli 2026 tepatnya h-2 dari dimulainya tahun ajaran baru. Penurunan tersebut dikatakan Haikal, dipengaruhi perubahan pola belanja masyarakat yang membuat permintaan sejumlah produk ATK mengalami penyesuaian.

“kalo gak salah malah turun, saya jual kemarin 65 atau 68 ribu sekarang jadi 55 ribu bukan karena stok lama, tapi memang turun aja kali karena belanjanya segitu, pulpen juga 25 ribu biasanya 28 ribu” ucap Haikal ditemui di Jakarta, Sabtu (11/7).

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *