PravadaNews – Meski tidak sepopuler pisang kuning, pisang merah juga memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Beragam kandungan nutrisi di dalam jenis pisang ini diketahui mampu mencegah berbagai penyakit, seperti anemia dan bahkan kanker.
Pisang merah atau Musa acuminate tumbuh subur di kawasan Asia Tenggara. Sesuai dengan namanya, jenis pisang ini memiliki kulit berwarna merah dengan daging buah berwarna kuning.
“Berbeda dengan pisang pada umumnya, pisang merah memiliki rasa manis agak asam layaknya buah raspberry,” tulis Alodokter, dikutip Selasa (14/7/2026).
Pisang merah mungkin belum banyak dikonsumsi seperti jenis pisang lain yang berwarna kuning, seperti pisang tanduk, pisang raja, atau pisang ambon. Namun, manfaat pisang merah tidak perlu diragukan lagi.
Berbagai Manfaat Pisang Merah untuk Kesehatan
Manfaat pisang merah diperoleh dari kandungan karbohidrat, protein, serat, kalium, vitamin B6, vitamin C, dan magnesium. Berikut ini adalah berbagai manfaatnya bagi kesehatan:
- Mencegah dan meredakan sembelit
Dengan mengsonsumsi pisang merah, Anda dapat mencegah dan meredakan sembelit. Manfaat ini dapat diperoleh karena kandungan serat dan prebiotik yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Prebiotik dalam pisang merah juga dapat mengurangi kembung dan meningkatkan bakteri baik di usus.
- Menurunkan tekanan darah tinggi
Bagi penderita tekanan darah tinggi, konsumsi pisang merah cukup disarankan. Ini karena kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang merah mampu merilekskan ketegangan pada dinding pembuluh darah, sehingga tekanan darah dapat menurun.
- Menjaga kadar gula darah
Rasa pisang merah dinilai lebih manis daripada pisang kuning. Meski begitu, pisang merah memiliki nilai indeks glikemik (GI) lebih rendah daripada pisang kuning. Makin rendah nilai GI, makin sedikit pengaruhnya terhadap kadar gula darah. Dengan begitu, Anda terhindar dari lonjakan gula darah dan menurunkan risiko terkena diabetes.
- Mencegah penyakit mata
Manfaat pisang merah selanjutnya adalah meningkatkan kesehatan mata. Ini karena kandungan lutein dan beta karotennya. Lutein dapat mencegah degenerasi makula karena usia, yaitu penyakit mata yang bisa menyebabkan kebutaan.
Sementara itu, beta karoten dapat diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang merupakan nutrisi penting untuk mata yang sehat. Tercukupinya kebutuhan vitamin A dapat menurunkan risiko mengalami mata kering.















