PravadaNews – DPRD DKI Jakarta mendorong pemerintah daerah memperkuat perencanaan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan. Satu di antaranya dengan menginventarisasi kondisi sekolah secara menyeluruh.
Hal itu untuk memastikan kebutuhan perbaikan maupun pembangunan sekolah terpetakan dan tertangani secara tepat.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Koordinator Komisi E, Rany Mauliani usai meninjau kondisi SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.
Gedung sekolah itu telah masuk dalam tambahan prioritas pembangunan pada 2026. “Sudah disampaikan juga langsung oleh pak gubernur,” ujar Rany, dikutip Minggu (26/7/2026).
SDN 09 Kebayoran Lama Selatan sebelumnya termasuk dalam daftar 22 sekolah untuk renovasi. Berada pada urutan kedelapan.
“Jadi ini termasuk sekolah yang menjadi prioritas pembangunan yang akan dimulai bulan September,” kata Rany.
Target perampungan pembangunan dalam 10 bulan itu. Harapannya, kembali berfungsi pada 2027. Sehingga, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Jadi, Insyaallah tahun 2027. Meski bukan di tahun ajaran baru,” ucap Rany.
Sementara itu, Ketua Komisi E Subki mendorong Dinas Pendidikan menginventarisasi seluruh sekolah di Jakarta. Mulai dari sekolah dengan kondisi rusak parah, sedang, hingga ringan.
Menurutnya, pendataan yang komprehensif membantu pemerintah menyusun perencanaan pembangunan secara lebih tepat.
“Kita ingin semua dipastikan terdata dengan baik,” ucap Subki.
Dengan inventarisasi tersebut, harap dia, perencanaan pembangunan dan perbaikan sekolah terlaksana secara proper. Memastikan tidak ada sekolah yang luput dari perhatian.
“Kita mendorong dan mensupport Dinas Pendidikan untuk melakukan inventarisir dan investigasi yang lebih baik lagi,” tutur Subki.
Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Agustina Hermanto mengungkapkan hal senada. Menegaskan, perlu sinergi antara legislatif dan eksekutif memastikan pembangunan fasilitas pendidikan berjalan dengan baik. Bermanfaat bagi masyarakat.
Agustina Hermanto menilai, investigasi menjadi bagian penting dalam proses pembangunan. Terutama, memastikan penggunaan anggaran publik dengan menyertakan kualitas pembangunan yang baik dan sesuai standar.















