PravadaNews – Persija Jakarta menyiapkan dua pertandingan uji coba selama menjalani training camp (TC) di Thailand. Agenda tersebut menjadi bagian dari persiapan Macan Kemayoran menghadapi Super League 2026/2027.
TC Persija berlangsung pada 10-23 Agustus 2026. Pemusatan latihan tersebut digelar untuk meningkatkan kondisi fisik dan mematangkan taktik tim.
Persija saat ini menjalani pekan pertama TC di Hua Hin. Program latihan difokuskan pada peningkatan fisik dan penguatan pemahaman taktikal pemain.
Dua laga uji coba akan berlangsung pada pekan kedua TC. Persija dijadwalkan menghadapi Police Tero pada 19 Agustus dan Chiangrai United pada 22 Agustus 2026.
Pelatih Persija Shin Tae-yong menyiapkan pertandingan pertama untuk menguji kerja sama tim. Ia juga akan memanfaatkan laga tersebut untuk menerapkan hasil latihan taktikal.
“Pada 19 Agustus 2026, kami akan menyelaraskan kerja sama tim, latihan tim, dan latihan taktik terlebih dahulu,” kata Shin Tae-yong. Pertandingan melawan Police Tero menjadi bagian dari proses tersebut.
Shin kemudian berencana menurunkan susunan pemain terbaik saat menghadapi Chiangrai United. Laga kedua akan digunakan untuk melihat perkembangan performa pemain setelah menjalani program TC.
“Kami berencana mencoba bermain dengan susunan pemain terbaik,” ujar Shin terkait pertandingan pada 22 Agustus. Ia ingin mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kesiapan tim.
Meski demikian, Persija tetap akan menerapkan rotasi dalam dua pertandingan tersebut. Kebijakan itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh pemain.
Rotasi juga pernah diterapkan Persija dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Shin ingin melihat kemampuan dan perkembangan setiap pemain yang berada dalam skuad.
Gelandang Persija Fabio Calonego menilai TC di Thailand memberikan manfaat bagi tim. Menurutnya, periode tersebut menjadi kesempatan untuk membangun chemistry antarpemain.
“Training camp ini adalah hal yang sangat positif,” kata Fabio dalam keterangan resmi Persija, Kamis (13/8/2026). Ia menilai TC dapat membantu tim meningkatkan performa secara menyeluruh.
Fabio juga menyebut seluruh pemain memiliki tujuan yang sama. Ia menargetkan Persija mampu meraih gelar juara pada akhir musim Super League 2026/2027.
Ambisi tersebut didukung penampilan Fabio yang konsisten pada Piala Presiden 2026. Pemain berusia 29 tahun itu menjadi salah satu pemain Persija yang tampil konsisten sepanjang turnamen.















