PravadaNews – Deru perjalanan LRT Jabodebek sepanjang Juli 2026 mencatatkan sebuah capaian baru. Di tengah geliat mobilitas masyarakat Jabodebek yang semakin bergantung pada transportasi massal, LRT Jabodebek berhasil mengangkut 3.060.436 pengguna dalam satu bulan, sekaligus menorehkan rekor jumlah penumpang bulanan tertinggi sejak moda transportasi ini mulai beroperasi pada Agustus 2023.
Capaian tersebut bukan sekadar angka dalam laporan operasional, tetapi menggambarkan semakin kuatnya peran LRT Jabodebek dalam menopang pergerakan masyarakat di kawasan metropolitan.
Hingga akhir Juli 2026, jumlah pengguna LRT Jabodebek bahkan telah mencapai 19.079.347 orang sejak awal tahun, atau tumbuh 21 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 15.772.638 pengguna.
Stasiun Harjamukti mencatatkan volume penumpang terbanyak dengan melayani 705.475 pengguna sepanjang bulan Juli 2026. Stasiun Bekasi Barat menempati urutan kedua dengan melayani sebanyak 358.225 pengguna pada periode tersebut.
Stasiun Cikunir 1 menyusul pada urutan ketiga setelah melayani sebanyak 345.055 pengguna selama sebulan. Stasiun Jatimulya melengkapi daftar empat stasiun tersibuk dengan mencatatkan layanan terhadap 330.721 pengguna kereta.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyampaikan, perkembangan ini pada Jumat, 21 Agustus 2026. Peningkatan minat masyarakat memperkuat posisi moda transportasi kereta ini dalam mendukung mobilitas harian perkotaan.
“Dengan pencapaian 3 juta pengguna LRT Jabodebek pada bulan Juli 2026 menjadi yang tertinggi menjelang 3 tahun beroperasi,” ujar Radhitya.
Radhitya menambahkan, pertumbuhan pengguna menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna.
“Dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ucap Radhitya.
Pengelola berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan operasional demi memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
“Langkah strategis tersebut terus dilakukan guna memperkuat peran transportasi publik yang terintegrasi serta berkelanjutan,” pungkas Radhitya.
Salah satu penumpang LRT, Agus Hartono memberikan tanggapan positif sebagai pengguna moda transportasi modern itu.
“Saya senang sebagai pengguna LRT, kenapa? Dengan menggunakan LRT, selama perjalanan disuguhkan pemandangan Gedung pencakar langit,” ujar Agus.















