Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dengan Presiden Vladimir Putin. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Beranda / Mancanegara / Prabowo-Putin Berpeluang Bertemu di Acara EEF

Prabowo-Putin Berpeluang Bertemu di Acara EEF

PravadaNews – Pertemuan tingkat tinggi antara Indonesia dan Rusia kembali membuka peluang penguatan hubungan kedua negara.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia, pekan ini tidak hanya menjadi agenda diplomatik, tetapi juga membuka kesempatan bagi kedua pemimpin untuk membahas berbagai kepentingan strategis secara langsung.

Di tengah hubungan Indonesia-Rusia yang terus berkembang, pertemuan bilateral antara Prabowo dan Presiden Vladimir Putin menjadi salah satu agenda yang dinantikan.

Jika terealisasi, pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi politik sekaligus mengeksplorasi peluang kerja sama kedua negara di berbagai bidang.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengatakan, Prabowo berpeluang menggelar pertemuan bilateral dengan Putin saat menghadiri EEF di Vladivostok pekan ini.

Prabowo dijadwalkan tiba di kota tersebut pada 3 September 2026 dan akan menjadi salah satu pembicara utama dalam forum bersama Putin.

Hal tersebut disampaikan Tolchenov saat ditemui di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

“Pak Prabowo akan menjadi tamu utama, jadi tentu saja kami berharap akan ada pembicaraan bilateral. Pertemuan antara para pemimpin kita juga sudah menjadi agenda rutin, jika saya tidak keliru ini akan menjadi pertemuan kelima dalam kurun waktu dua tahun,” ujar Tolchenov.

Meski demikian, Tolchenov belum memberikan rincian mengenai agenda pertemuan bilateral tersebut.

Tolchenov meminta informasi lebih lanjut terkait agenda Presiden Putin mengikuti pengumuman resmi dari administrasi kepresidenan Rusia.

“Untuk pengumuman lainnya, silakan mengikuti pengumuman resmi dari administrasi Presiden Rusia. Mereka yang akan menginformasikan mengenai seluruh hal tersebut,” ujar Tolchenov.

EEF merupakan forum tahunan yang digelar di Vladivostok di bawah naungan Presiden Putin.

Tahun ini, forum tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 September 2026, dengan berbagai kegiatan dan sesi diskusi.

Selain delegasi Presiden Prabowo, sejumlah perwakilan Indonesia juga dijadwalkan hadir.

Tolchenov menyebut terdapat perwakilan dari Aceh yang akan menjadi pembicara dalam sesi terkait pembangunan regional di negara-negara Asia-Pasifik.

Tolchenov juga mengatakan, delegasi besar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menghadiri forum tersebut.

Tolchenov berharap kehadiran para pelaku usaha Indonesia dapat membuka lebih banyak pertemuan bisnis dan diskusi business-to-business (B2B).

“Ini merupakan acara besar. Saya berharap akan ada diskusi praktis mengenai bagaimana mengimplementasikan keputusan-keputusan yang telah diambil,” kata Tolchenov.

Sementara, EEF tahun ini mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat”.

Sementara itu, Presiden Putin mengharapkan berbagai gagasan yang disampaikan dalam forum dapat diwujudkan melalui berbagai proyek yang menarik dan menjanjikan.

“Saya yakin para peserta EEF akan mengusulkan solusi-solusi efektif yang bertujuan menciptakan peluang baru bagi dunia usaha, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Serta menjadikan kota-kota dan permukiman di kawasan Timur Jauh lebih nyaman dan modern,” ujar Presiden Rusia dikutip dari laman EEF.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *