PravadaNews – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap satu nomor telepon milik rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terdeteksi di sekitar Pulau Sebesi, Lampung Selatan.
Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengatakan, pelacakan dilakukan terhadap nomor telepon tujuh orang yang berada dalam rombongan tersebut. Namun, dari seluruh nomor yang ditelusuri, hanya satu yang berhasil terdeteksi.
Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian. Al Amrad mengatakan, penyisiran di sekitar Pulau Sebesi telah dilakukan sejak hari kedua operasi SAR.
Tim SAR juga terus menempatkan unsur pencarian di kawasan tersebut. Bahkan, Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Lampung sempat bermalam di Pulau Sebesi untuk mendukung operasi pencarian.
“Itu sudah kita melakukan pengecekan mulai hari kedua. Kapal RIB dari Lampung, juga bermalam di sana,” ujar Al Amrad dalam keterangannya yang dikutip Senin (14/9/2026).
Selain itu, Basarnas juga telah berkoordinasi untuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar kawasan pencarian. Namun, pemeriksaan tersebut belum menghasilkan petunjuk mengenai keberadaan rombongan.
“Kalau CCTV kami sudah koordinasi di sana. Itu ada satu CCTV tadi di situ, nihil. Dan yang lainnya CCTV-nya lagi rusak,” kata Al Amrad.
Tim SAR gabungan sebelumnya juga telah melakukan penyisiran hingga ke daratan di sekitar kawasan tersebut. Namun, hingga kini pencarian itu masih belum menemukan hasil terkait keberadaan rombongan jurnalis yang hilang kontak.















