Pemain Film Menang untuk Kalah, Surya Saputra. (Foto: Dok. Instagram Menang untuk Kalah)

Beranda / Infotaiment / Film Menang untuk Kalah Tayang di Bioskop 19 November 2026

Film Menang untuk Kalah Tayang di Bioskop 19 November 2026

PravadaNews – Bukan rahasia lagi jika judi merupakan penyakit masyarakat yang tak kunjung usai. Sudah berapa banyak masyarakat Indonesia terjerumus dalam kehidupan sesat tersebut.

Melalui layar lebar, Film garapan Hasto Broto “Menang untuk Kalah” mencoba mengingatkan bahaya kehidupan tersebut untuk keluarga dan orang sekitar kita. Film berdurasi hampir dua jam ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 November 2026.

Film yang menceritakan sebuah keluarga yang menghadapi tekanan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan keluarganya itu dibintangi Surya Saputra, Lulu Tobing, Ajil Ditto, Putri Ziani, Tike Priatnakusuma, dan Yessy Gusman.

Surya Saputra menceritakan bahwa dalam film ini ia berperan sebagai Bima seorang kepala keluarga yang harus memenuhi kebutuhan keluarganya namun keliru dalam mengambil keputusan.

“Ini adalah sebuah perjuangan laki-laki untuk menghidupi keluarganya dengan cara apapun, meskipun terkadang caranya salah,” kata Surya saat konferensi pers di XXI Plaza Senayan, akhir pekan lalu.

Surya mengatakan, dalam memerankan sosok Bima, ia menyadari bahwa betapa pentingnya arti sebuah kata ‘maaf’.

“Maaf ini buat saya berarti, ada kesalahan yang dia buat. Suatu permintaan maaf dan dimanfaat. Tapi, bagaimana kalau dia kembali membuat kesalahan? apakah dimaafkan atau tidak?” ujar Surya.

Selain itu, Surya menambahkan, komunikasi yang baik menjadi sangat penting dalam sebuah keharmonisan keluarga.

Surya mengatakan, ketika seseorang menghadapi masalah yang cukup pelik, maka harus dikomunikasi dengan jujur dan dibicarakan dengan sebaiknya mungkin bersama keluarga.

“Nah, di film ini, dia (Bima) merasa menyelesaikan semua, karena merasa laki, ya menyelesaikan sendiri,” jelas Surya.

Di sisi lain, Sutrada film Menang untuk Kalah, Hasto Broto menceritakan proses syuting film yang ia garap. Hasto menyampaikan bahwa seluruh pemain diminta untuk totalitas. Salah satunya, meminta Surya yang memerankan sosok Bima untuk tidak tidur selama 24 jam.

“Saya bilang jangan tidur, karena saya butuh ekspresi dia tanpa make up,” kata Hasto.

Film Menang untuk Kalah itu menceritakan sosok Bima sebagai keluarga kelas menengah yang menghadapi kesulitan ekonomi.

Alih-alih memperbaiki kondisi ekonomi, Bima terjebak pinjaman online dan judi online. Imbasnya, keharmonisan rumah tangganya dengan Dewi, yang diperankan Lulu Tobing menjadi pertaruhannya.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *