llustrasi aktivitas pengisian kata sandi saat bertransaksi di platform e-commerce. (Foto: Dok. Pajak.go.id)

Beranda / Ekonomi / QRIS Sudah Bisa Dipakai di 6 Negara

QRIS Sudah Bisa Dipakai di 6 Negara

PravadaNews – Sistem pembayaran digital Indonesia terus diperluas hingga ke tingkat internasional. Salah satunyaelalui QRIS Antarnegara, yang mana masyarakat dapat melakukan transaksi di sejumlah negara tanpa harus menggunakan sistem pembayaran lokal secara langsung.

Hingga 2026, QRIS Antarnegara telah memungkinkan transaksi di enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok.

Perluasan konektivitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekonomi dan keuangan digital Indonesia. Selain memudahkan masyarakat saat bertransaksi di luar negeri, konektivitas QRIS juga dinilai dapat mendukung perdagangan, pariwisata dan investasi.

Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Edwin mengatakan, penguatan konektivitas pembayaran menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong integrasi ekonomi digital.

“Ini tentang bagaimana konektivitas digital dapat menjadi penggerak produktivitas, perdagangan, investasi, inklusi dan daya saing ekonomi Indonesia,” ujar Rizal Edwin dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (27/9/2026).

Menurut dia, konektivitas ekonomi dan keuangan digital perlu terus diperkuat, baik di dalam negeri maupun lintas negara.

Pengembangan tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, dengan membuka peluang akses ke pasar yang lebih luas.

Dengan semakin luasnya konektivitas tersebut, Rizal berharap, QRIS tidak hanya menjadi instrumen pembayaran domestik, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

Sebelumnya, penggunaan QRIS ke berbagai negara menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia untuk memperkuat sistem pembayaran digital nasional dan meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara. 

Melalui kerja sama antarbank sentral, masyarakat Indonesia dapat menggunakan QRIS saat bertransaksi di luar negeri, sementara wisatawan asing juga dapat memanfaatkannya saat berada di Indonesia.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta mengatakan kerja sama tersebut turut memperkuat konektivitas sistem keuangan antarnegara. 

“Pencapaian penting ini mencerminkan kolaborasi yang kuat dan terus berkembang antara Bank Indonesia dan bank sentral China,” ujar Filianingsih Hendarta 

Ekspansi QRIS juga mendapat dukungan dari Komisi XI DPR RI. Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menilai QRIS telah menjadi sistem pembayaran non-tunai yang digunakan luas oleh masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan sistem pembayaran nasional.

“QRIS ini patut kita apresiasi karena telah menjadi sistem pembayaran yang berdaulat. Transaksi tetap berada di Indonesia dan manfaat ekonominya kembali ke dalam negeri,” kata Marwan.

Adapun perluasan QRIS ke berbagai negara tidak hanya memudahkan transaksi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga menunjukkan semakin luasnya penerimaan sistem pembayaran Indonesia di tingkat internasional. 

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *