Pravadanews – Harga beras di sejumlah pasar tradisional Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menunjukkan perbedaan skala yang cukup lebar. Dari pemantauan Pemkot Tangsel, harga tersebut berbeda-beda tergantung jenis beras dan lokasi pasar.
Berdasarkan data Pemantauan Harga Komoditas (PAGAR) Tangsel, harga beras premium rata-rata tercatat sebesar Rp 15.680 per kilogram (kg).
Harga beras premium tertinggi ditemukan di Pasar Jombang, Ciputat, yang mencapai Rp 16.900 per kg. Sementara di Pasar Ceger, Pondok Aren, harga beras premium tercatat Rp 16.200 per kg.
Kemudian, harga beras premium di Pasar Ciputat, berada di level Rp 15.300 per kg. Sedangkan di Pasar Jengkol dan Serpong masing-masing tercatat Rp 15.000 per kg.
Sementara itu, untuk beras medium, harga rata-rata dari pasar yang dipantau mencapai Rp 14.417 per kg.
Harga beras medium tertinggi tercatat di Pasar Cimanggis, Ciputat, sebesar Rp 16.300 per kg. Selanjutnya, harga di Pasar Jombang, Ciputat mencapai Rp 15.500 per kg dan Pasar Ceger, Pondok Aren Rp 15.200 per kg.
Sementara harga beras medium di Pasar Serpong tercatat Rp 14.300 per kg dan Pasar Ciputat Rp 13.900 per kg. Adapun harga terendah ditemukan di Pasar Jengkol sebesar Rp11.300 per kg.
Selain beras premium dan medium, dari pemantauan itu juga mencatat harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), data hanya mencatat harga di Pasar Ciputat dan Pasar Jombang. Masing-masing berada di level Rp 12.500 dan Rp 12.900 per kg.
Dengan demikian, rata-rata harga beras SPHP dari dua pasar tersebut tercatat sekitar Rp 12.700 per kg.
Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan harga beras antar pasar di Tangsel. Pada beras medium misalnya, terdapat selisih Rp 5.000 per kg antara harga tertinggi di Pasar Cimanggis sebesar Rp 16.300 dan harga terendah di Pasar Jengkol sebesar Rp 11.300.
Sementara pada kategori beras premium, selisih harga antara yang tertinggi dan terendah mencapai Rp 1.900 per kg, yakni antara Rp 16.900 di Pasar Jombang dan Rp 15.000 di Pasar Jengkol serta Serpong.














