Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra. (Foto: Dok. Tangkapan layar melalui YouTube Kementerian Dalam Negeri) 

Beranda / Ekonomi / Agrinas Pangan Bakal Salurkan Minyakita ke KDKMP

Agrinas Pangan Bakal Salurkan Minyakita ke KDKMP

Pravadanews – Pasokan Minyakita ke koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP bakal diperluas melalui rencana penambahan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai distributor minyak goreng rakyat.

Hal itu diungkap Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nawandaru Dwi Putra yang mengatakan PT Agrinas disiapkan untuk melengkapi jaringan distribusi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan yang sudah berjalan.

“Kami perlu laporkan juga, Bapak Menteri, bahwa nanti akan ada penambahan satu entitas BUMN Pangan lagi, yaitu Agrinas Pangan Nusantara,” kata Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah, dikutip Kamis (15/10/2026).

Saat ini, Perum Bulog dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (ID FOOD) telah menerima 579.191 ton minyak goreng melalui skema kewajiban pasok dalam negeri atau domestic market obligation (DMO), setara 48,24% dari total DMO.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 402.135 ton disalurkan kepada Bulog dan 177.056 ton kepada ID FOOD. 

Sementara itu, diketahui PT Agrinas Pangan disiapkan sebagai tambahan jalur distribusi dari produsen.

“Agrinas Pangan Nusantara ini juga diposisikan sebagai BUMN Pangan dan berperan sebagai distributor tingkat satu atau D1,” jelas Nawandaru.

Rencana ini telah disosialisasikan kepada produsen minyak goreng dalam pertemuan pada Senin (51/0) yang difasilitasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan).

Melalui skema tersebut, produsen didorong menyalurkan sebagian DMO kepada Agrinas selain Bulog dan ID FOOD. 

Pasokannya kemudian direncanakan masuk ke jaringan koperasi agar masyarakat lebih mudah memperoleh Minyakita.

“Agrinas Pangan ini, sebagai infrastruktur pemerintah, nantinya juga akan mendistribusikan minyak goreng Minyakita ke jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah,” lanjut Nawandaru.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau operasionalisasi tiga KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (13/10).

Dalam kunjungan itu, Budi menekankan pentingnya menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) di koperasi agar masyarakat dapat membelinya dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

“KDKMP diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh bapok dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi perlu terus dijaga agar masyarakat dapat mengakses barang dengan harga terjangkau,” tutur Budi dalam keterangan resmi Kemendag.

Peninjauan dilakukan di KDKMP Purbayan, Kadilangu, dan Menuran untuk melihat operasional gerai, ketersediaan barang, serta pelayanan kepada masyarakat.

Berdasarkan catatan Kemendag, Minyakita termasuk kebutuhan pokok yang tersedia di ketiga koperasi ini dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

Adapun Agrinas dan Perum Bulog sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama pada Selasa (29/9) untuk memperkuat dukungan rantai pasok KDKMP di tingkat desa dan kelurahan.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *