Acara konferensi pers di Majelis Ulama Indonesia, Kamis (22/10/2026). (Foto: MUI)

Beranda / Nasional / MUI Gelar Forum Bahas Konser Andrea Bocelli

MUI Gelar Forum Bahas Konser Andrea Bocelli

PravadaNews – Di tengah keberagaman keyakinan, budaya, dan latar belakang masyarakat, seni dapat menjadi bahasa universal yang meruntuhkan sekat perbedaan dan membuka jalan bagi tumbuhnya saling pengertian.

Alunan musik tidak hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga berpotensi menjadi jembatan yang mempertemukan manusia dalam semangat persaudaraan dan perdamaian.

Semangat tersebut mengemuka dalam forum lintas agama yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI), ketika rencana konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di Indonesia turut menjadi pembahasan.

Bagi sejumlah tokoh agama, perjumpaan melalui seni dan budaya bukan sekadar pertunjukan, melainkan kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus membangun dialog lintas keyakinan dan memperkuat persahabatan antarbangsa.

“Terlepas dari latar belakang agama, ras dan etnik, memiliki kekuatan untuk menemukan manusia dari berbagai bangsa di dunia. Perjumpaan kebudayaan dinilai penting untuk memperkuat sikap saling menghormati dan menjaga nilai kemanusiaan,” ujar Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP WALUBI), Siti Hartati Murdaya pada konferensi pers di Majelis Ulama Indonesia, Kamis (22/10/2026).

Pandangan serupa juga disampaikan anggota Badan Pengurus Komisi Komunikasi Sosial KWI, Maria Puspitasari.

Siti melihat perjumpaan lintas budaya sebagai bagian dari komunikasi yang dapat mempertemukan masyarakat dengan latar belakang berbeda.

Memiliki latar belakang akademis di bidang komunikasi juga menyoroti pentingnya melihat kebudayaan sebagai sarana membangun pemahaman.

Perspektif tersebut menempatkan seni tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium komunikasi antarmanusia.

Siti juga menilai, kehadiran Andrea Bocelli dapat menjadi momentum memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.

Siti mengaitkan perjumpaan budaya dengan peluang memperkuat hubungan Indonesia dengan masyarakat dari berbagai negara.

“Jahat jangan dibalas jahat, baik patut dibalas baik. Kita harus melihat perjumpaan ini sebagai kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih baik,” ujar Siti.

Pembahasan tersebut berlangsung di tengah penolakan MUI terhadap rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia.

Meski begitu, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, tetap kukuh menolak diselenggarakannya konser Andrea Bocelli di Indonesia.

“Ini bukan soal musik, ini bukan soal agama, ini bukan soal Bocelli. Tapi ini soal etika, soal moralitas,” ujar Sudarnoto

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *