Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: BEI)

Beranda / Ekonomi / IHSG Menguat! Saham BUMN Jadi Andalan

IHSG Menguat! Saham BUMN Jadi Andalan

PravadaNews – Di tengah dinamika pasar modal yang dibayangi tekanan eksternal dan ketidakpastian ekonomi, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sinyal bahwa kepercayaan investor terhadap prospek sejumlah emiten masih terjaga.

Di balik pergerakan indeks yang menghijau, fundamental perusahaan dan daya tarik valuasi saham menjadi faktor penting yang menopang optimisme pelaku pasar.

Pada perdagangan Kamis (22/10/2026), IHSG menguat 59,54 poin atau 1,12 persen ke level 5.387,91.

Pengamat pasar modal Nefo Handojo menilai saham-saham perusahaan milik negara (BUMN) turut berperan besar dalam menopang penguatan indeks, seiring fundamental usaha yang dinilai tetap solid dan valuasi sejumlah emiten yang masih menarik di tengah berbagai tekanan dari faktor eksternal.

“Secara umum valuasi saham memang murah dan begitu juga dengan saham-saham BUMN. Penurunan lebih karena faktor di luar fundamental saham di BEI,” kata Nefo.

Nefo menilai, indeks wajar melampaui 7.000. Nefo menyebut ketidakpastian mengenai keputusan MSCI masih menjadi salah satu sumber tekanan terhadap pergerakan pasar saham Indonesia tersebut.

Nefo berharap, regulator melakukan perbaikan untuk menjawab perhatian MSCI tanpa mengabaikan kekuatan fundamental perusahaan yang tercatat di bursa.

“Selama fundamental perusahaan masih mendukung, penurunan indeks akan terbatas,” kata Nefo.

Nefo menjelaskan pandangannya mengenai kondisi pasar saat ini.

“Soal MSCI hanya akan berpengaruh untuk fund tertentu,” ujar Nefo.

Nefo menambahkan, masih banyak pengelola dana lain yang berpotensi membeli saham Indonesia berdasarkan valuasi yang masih dinilai menarik.

Investor tersebut tidak selalu terikat aturan MSCI sehingga peluang aliran dana ke pasar saham Indonesia tetap terbuka luas.

Optimisme serupa disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani yang melihat koreksi pasar sebagai peluang investasi jangka panjang.

Rosan sebelumnya menyampaikan pandangannya dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia pada Jumat (16/10/2026) lalu.

“Kami melihat justru ini momen,” kata Rosan

Ketika membahas valuasi perusahaan Indonesia termasuk BUMN setelah mengalami koreksi harga. “Justru kami melihatnya ini sebagai suatu opportunity ke depannya,” ujar Rosan.

Rosan menegaskan, peluang yang muncul dari penurunan valuasi saham.

Rosan menilai, sektor perbankan memiliki fundamental kuat sehingga valuasi beberapa perusahaan menjadi semakin menarik bagi investor jangka panjang.

Baginya, keputusan investasi Danantara tidak semata bergantung pada pergerakan harga saham yang terjadi dalam waktu relatif singkat saja.

“Danantara selalu melihat investasi itu sebagai long term investment. Bukan sebagai investor in and out,” ujar Rosan.

Rosan menganggap fluktuasi harga saham sebagai dinamika pasar yang tidak selalu mencerminkan perubahan kondisi fundamental perusahaan yang terkait.

Rosan menilai, tekanan belakangan lebih dipengaruhi faktor teknikal, rumor, dan sentimen lain di luar kinerja dasar emiten tersebut.

“Kita pegangannya fundamental. Kami dari Danantara siap masuk,” kata Rosan.

Rosan menjelaskan kesiapan memanfaatkan peluang yang tersedia di pasar modal dalam negeri.

Penguatan IHSG memperlihatkan adanya minat terhadap saham berfundamental kuat meskipun berbagai ketidakpastian masih membayangi perdagangan pasar domestik tersebut.

Pelaku pasar tetap mencermati perkembangan MSCI serta prospek kinerja perusahaan sebelum menentukan langkah investasi mereka pada periode berikutnya.

Bagi Danantara, koreksi harga dapat membuka kesempatan membeli saham perusahaan Indonesia dengan perspektif investasi yang lebih panjang lagi.

Rosan menegaskan, keyakinan tersebut bertumpu pada fundamental perusahaan dan bukan sekadar perubahan harga harian yang bersifat sementara saja.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *