PravadaNews – Presiden Republik Indonesis (RI) Prabowo Subianto memilih merayakan malam takbiran bersama masyarakat di wilayah terdampak bencana Sumatera.
Kepala negara dijadwalkan mengawali agenda dengan mengikuti malam takbiran di Medan, sebelum melanjutkan salat Idulfitri di Aceh Tamiang pada Sabtu pagi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.
“Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara dan insyaallah akan salat Idulfitri di Aceh besok pagi,” kata Teddy kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Selain merayakan hari besar keagamaan bersama masyarakat, Presiden juga dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah.
Baca Juga: Wapres Gibran Salat Id di Masjid Istiqlal
Langkah ini dinilai sebagai bentuk kehadiran negara dalam rangka untuk memastikan percepatan penanganan pascabencana, sekaligus memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.
Presiden bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Jumat sore dan diperkirakan tiba di Lanud Soewondo sekitar pukul 17.05 WIB menggunakan pesawat kepresidenan.
Setelah bermalam di Medan, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/2026) bersama jajaran pemerintah, termasuk menteri pertahanan dan panglima TNI.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Momentum Idulfitri pun dimanfaatkan Presiden untuk mempererat kebersamaan dengan masyarakat, terutama mereka yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.















