Juru Bicara Unit Komando Operasional Tertinggi Iran, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari. (Foto: Dok. PressTV.ir)

Beranda / Mancanegara / Iran Ejek Intelijen AS-Zionis

Iran Ejek Intelijen AS-Zionis

PravadaNews – Juru Bicara Unit komando Operasional Tertinggi Iran mengatakan, Amerika Serikat dan rezim Israel tidak mengetahui apa pun tentang kemampuan “luas dan strategis” Republik Islam meskipun mereka mengklaimnya.

“Seperti yang telah kami katakan, kami memberi tahu musuh-musuh Amerika-Zionis bahwa informasi Anda tentang kekuatan dan peralatan militer kami tidak lengkap. Anda tidak tahu apa pun tentang kemampuan kami yang luas dan strategis,” kata Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, Kamis (2/4/2026).

Ia menghancurkan harapan AS-Israel yang telah menghancurkan pusat produksi rudal strategis Iran, drone ofensif jarak jauh dan tepat sasaran, sistem pertahanan udara modern dan sistem perang elektronik, serta peralatan khusus, menambahkan, “Jika Anda memiliki gagasan seperti itu, Anda hanya akan memperdalam rawa tempat Anda terjebak.”

Ia menekankan bahwa musuh-musuh AS-Israel telah menargetkan pusat-pusat yang tidak signifikan.

Baca Juga: IRGC Targetkan Perusahaan Teknologi AS

“Produksi militer strategis kami berlangsung di tempat-tempat yang sama sekali tidak Anda ketahui dan tidak akan pernah dapat Anda jangkau,” tegasnya.

Zolfaqari menyarankan AS dan Israel untuk tidak menghitung rudal, drone, dan peralatan strategis Iran karena mereka pasti akan salah perhitungan dan tidak akan mendapatkan hasil apa pun.

“Kalian harus membayar harga agresi yang kalian mulai terhadap bangsa [Iran] yang terhormat, tercinta, dan Muslim,” katanya kepada kedua musuh tersebut.

Ia menekankan bahwa perang agresi AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran akan terus berlanjut hingga musuh-musuh tersebut mengalami “penghinaan, penyesalan, dan penyerahan diri yang permanen dan definitif.”

“Sebagai kelanjutan dari pukulan dan tamparan keras dan tak terbayangkan yang telah kalian derita sejauh ini, nantikan tindakan kami yang lebih menghancurkan, lebih luas, dan lebih merusak,” tegas juru bicara tersebut.

Sejak 28 Februari, Iran telah melakukan serangkaian serangan balasan yang menentukan terhadap instalasi militer AS di seluruh wilayah dan posisi Israel di wilayah pendudukan.

Iran mengatakan operasinya adalah pembelaan diri yang sah menurut hukum internasional, sambil menuduh AS dan Israel melakukan kejahatan perang melalui serangan yang disengaja terhadap infrastruktur sipil, termasuk sekolah, rumah sakit, dan daerah pemukiman.

Pembantaian di sekolah dasar Minab dan penargetan rumah-rumah pejabat Iran telah berulang kali dikutip oleh pejabat Iran sebagai bukti metode teroris musuh.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *