PravadaNews – YouTuber sekaligus pengusaha sukses Atta Halilintar mengenang perjalanan masa kecilnya yang penuh mimpi dan kenakalan, termasuk cita-cita besarnya untuk menjadi seorang pemain sepak bola profesional.
Suami dari Aurel Hermansyah itu mengungkapkan semasa kecil dirinya kerap menghabiskan waktu bermain bola hingga lupa waktu, bahkan tak jarang membuat kedua orang tuanya marah karena mengabaikan kewajiban lain.
Meski kini dikenal sebagai figur publik yang sukses di dunia digital, Atta mengaku mimpi masa kecil tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan semangat juangnya hingga mencapai titik kesuksesan seperti sekarang.
“Dari kecil saya tuh kalau main bola selalu dimarahin orang tua saya. Tiap pulang kalau nggak cedera, baret-baret berdarah, engkel. Tapi karena mimpi saya pengen jadi pemain (sepak bola), saya terusin,” kenang Atta di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Selain dimarahi orang tua, Atta kecil juga menghadapi keterbatasan. Atta tidak punya perlengkapan yang memadai, termasuk sepatu bola.
“Enggak dibeliin sepatu, saya nabung, pinjam sepatu yang robek di tempat bekas, beli. Karena ingin banget jadi pemain bola,” ungkapnya.
Pengalaman masa kecil itu membuat Atta langsung tertarik saat diajak terlibat dalam film animasi Garuda di Dadaku. Ia merasa kisahnya mirip dengan karakter di film tersebut.
“Saya ini mimpi saya jadi nyata. Karena dulu waktu kecil saya nonton Garuda di Dadaku. Jadi saya dari kecil ingin jadi pemain bola, ingin jadi pemain futsal yang bisa bela timnas Indonesia,” jelas Atta.
Menurutnya, cerita dalam film ini mewakili mimpi banyak anak laki-laki di Indonesia yang ingin menjadi pemain bola.















