PravadaNews – Merendam kaki dengan air garam adalah sebuah perawatan sederhana yang efektif untuk mengatasi berbagai masalah pada kaki.
Mulai dari bau kaki, pegal-pegal, tumit pecah-pecah dan kasar, hingga infeksi jamur, dapat diatasi dengan melakukan tindakan sederhana ini.
Melansir dari laman Alodokter, manfaat merendam kaki dengan air garam beberapa penelitian menunjukkan bahwa berendam dengan campuran air hangat dan garam dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk kaki.
Baca Juga: Katarak Kerap Tak Disadari Penderita
Berikut ini adalah beragam manfaat merendam kaki dengan air garam beserta penjelasannya:
- Menghilangkan bau kaki
Kaki yang tertutup oleh sepatu sepanjang hari dapat meningkatkan kelembapan di area kaki.
Kondisi ini menjadi tempat yang sempurna untuk perkembangbiakan bakteri.
Ketika bakteri bercampur dengan keringat, terjadilah bau tidak sedap pada kaki.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini adalah merendam kaki dengan air garam.
Anda dapat melarutkan 1/2 sendok garam ke dalam wadah yang berisi air hangat. Lalu, rendam kaki Anda dalam wadah tersebut selama 10–20 menit.
Dengan menerapkan cara ini, kaki menjadi bersih sekaligus mencegah perkembangan bakteri penyebab bau kaki.
- Merawat kuku kaki
Langkah awal dalam perawatan kuku kaki adalah merendamnya di dalam air garam selama beberapa saat.
Dengan merendam kaki di air garam, kuku kaki yang tebal akan menjadi lebih lunak, sehingga lebih mudah untuk dirapikan.
Namun, jangan hanya merendam kaki dengan air garam untuk merawat kuku. Anda juga disarankan untuk melakukan perawatan kuku kaki yang lain, seperti membersihkan dan memotong kuku kaki secara rutin.
Selain itu, kenakanlah sepatu dengan ukuran yang pas untuk memaksimalkan perawatan kuku kaki.
- Mengurangi nyeri dan pembengkakan akibat cantengan
Kuku kaki yang tumbuh ke dalam, atau cantengan, terasa menyakitkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak akibat cantengan adalah merendam kaki dengan air garam, misalnya garam masala.
Anda bisa melakukannya selama 10–20 menit setiap harinya dan disertai dengan pijatan lembut di area terjadinya cantengan.















