Bendera Pakistan, Iran, dan Amerika Serikat. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Iran : AS Gagalkan Kesepakatan Damai

Iran : AS Gagalkan Kesepakatan Damai

PravadaNews – Pemerintah Iran menilai kegagalan perundingan damai dengan Amerika Serikat dipicu oleh tuntutan sepihak dan ancaman militer dari Washington.

Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengatakan kedua negara sebenarnya hampir mencapai kesepakatan dalam negosiasi yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada 11 April lalu.

Namun, situasi berubah ketika pihak Amerika Serikat dinilai mengedepankan tuntutan maksimalis serta ancaman blokade militer.

“Dalam pembicaraan intensif di tingkat tertinggi dalam 47 tahun, Iran terlibat dengan AS dengan iktikad baik untuk mengakhiri perang. Namun, ketika hanya tinggal selangkah lagi dari ‘MoU Islamabad’, kami justru menghadapi maksimalisme, tuntutan yang berubah-ubah, dan blokade,” ujar Araghchi melalui pernyataan di platform X dikutip Selasa (14/4/2026).

Baca juga : Iran Peringatkan Serangan ke Selat Hormuz Akan Direspons Tegas

Araghchi menegaskan bahwa pendekatan tersebut justru menggagalkan peluang kesepakatan untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons kegagalan tersebut dengan ancaman tegas. Trump menyatakan Angkatan Laut AS akan mulai memblokade kapal yang melintas di Selat Hormuz.

Pernyataan itu memicu reaksi keras dari pihak Iran. Komandan Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, menyebut ancaman tersebut sebagai tindakan yang tidak masuk akal.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan bahwa setiap kapal militer yang mendekati Selat Hormuz akan dianggap melanggar gencatan senjata dan berpotensi menghadapi tindakan tegas.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *