PravadaNews – Grup K-pop BIGBANG menandai kembalinya ke panggung global lewat debut di Coachella Valley Music and Art Festival 2026, yang disebut sebagai awal fase baru menjelang 20 tahun perjalanan karier mereka.
Tampil selama satu jam di Outdoor Theatre, trio G-Dragon, Taeyang, dan Daesung membawakan deretan lagu lama hingga materi terbaru, memadukan nuansa nostalgia dan arah musikal baru.
Penampilan ini menjadi panggung grup skala penuh pertama sejak tur “Last Dance” pada 2017, sekaligus realisasi rencana tampil di Coachella yang sempat tertunda akibat COVID-19.
Di tengah euforia penonton, para personel menegaskan makna penting momen tersebut sebagai titik awal kebangkitan grup.
“Panggung ini sangat berarti bagi kami. Kami telah menghabiskan setengah hidup bersama, dan kami bersyukur bisa berbagi musik serta passion kami dengan kalian semua,” ujar Taeyang dikutip Selasa (14/4/2026).
Baca juga : 500 Gelang BTS Dicuri di Goyang
Selain membawakan lagu-lagu ikonik seperti “Bang Bang Bang” dan “Fantastic Baby”, BIGBANG juga menghadirkan segmen reflektif yang menampilkan karya awal mereka, hingga penampilan solo masing-masing anggota.
Momen emosional terjadi saat mereka menutup penampilan dengan lagu “Still Life”, yang turut menghadirkan suara mantan anggota T.O.P, meski tidak tampil langsung di panggung.
G-Dragon menyebut penampilan ini bukan akhir, melainkan awal dari rangkaian rencana besar grup.
“Ini baru awal dari perayaan 20 tahun kami. Masih banyak hal besar yang akan datang,” kata G-Dragon kepada penonton.
Isyarat tersebut diperkuat dengan rencana penampilan berikutnya di Coachella pada 19 April, serta potensi tur dunia yang mulai disampaikan para anggota.
Kembalinya BIGBANG ke panggung internasional dinilai bukan sekadar nostalgia, melainkan penegasan posisi mereka sebagai grup yang siap kembali aktif di industri musik global.















