PravadaNews – Mengonsumsi pisang untuk diare sering kali diandalkan untuk meredakan gejala dan mempercepat penyembuhan diare.
Buah ini juga diyakini mampu meningkatkan kesehatan pencernaan secara umum. Untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan pisang untuk diare, mari baca artikel ini.
Diare adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar yang lebih sering dan lebih encer dari biasanya.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, tetapi umumnya disebabkan oleh bakteri atau virus pada makanan atau minuman yang dikonsumsi.
Saat diare, Anda harus mengonsumsi makanan yang sederhana dan mudah dicerna. Salah satu makanan yang sering dianjurkan untuk dikonsumsi saat diare adalah pisang.
Baca Juga: 4 Manfaat Daun Kelor untuk Wanita
“Manfaat pisang untuk diare diyakini berkat beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya,” tulis Alodokter dilansir Kamis (18/6/2026).
Fakta Medis Penggunaan Pisang untuk Diare
Pisang mengandung nutrisi yang beragam, seperti serat, protein, kalium, magnesium, dan vitamin C. Buah ini juga mengandung pektin, yaitu jenis serat alami pada tanaman, terutama dalam buah-buahan.
“Berkat senyawanya inilah, pisang menjadi buah yang cocok untuk dikonsumsi saat diare,” tulis Alodokter.
Pektin bekerja dengan menyerap air dan membantu meningkatkan konsistensi tinja. Dengan begitu, tinja menjadi lebih padat dan frekuensi buang air besar berkurang.
Pektin pada pisang juga berfungsi sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik yang hidup di dalam usus (probiotik). Jadi, konsumsi pisang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik dan mengurangi diare yang disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri.
Jenis serat pada pisang pun menjadi alasan mengapa pisang untuk diare sangat cocok. Hal ini dimungkinkan karena jumlah serat pada buah ini tergolong rendah sehingga tidak akan memperparah gejala diare.
Tidak hanya itu, pisang juga mengandung kalium yang bermanfaat untuk menggantikan elektrolit yang terbuang selama diare.
Dengan begitu, konsumsi pisang untuk diare tergolong efektif dan bisa membantu mempercepat penyembuhan diare. Meski begitu, buah ini sebaiknya dikonsumsi dengan cara dan jumlah yang tepat.















