PravadaNews – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei menyatakan, dukungan kepada puhak agresor sama halnya melancarkan perang ilegal dan pelanggaan berat terhadap hukum internasional.
Baqaei menyampaikan hal tersebut sebagai tanggapan atas pernyataan pejabat Italia yang menyebutkan bahwa partisipasi mereka dalam perang yang dipaksakan oleh pihak Amerika-Zionis melawan Iran terbatas pada dukungan teknis dan logistik, sehingga mereka menyangkal adanya kerja sama dalam perang melawan Iran.
Melansir dari Kantor Berita IRNA, Minggu (28/6/2026), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran tersebut menulis dalam sebuah unggahan di akun X-nya bahwa hal ini merupakan kontradiksi yang mencolok dan argumen keliru yang bertujuan untuk menghindari tanggung jawab atas keterlibatan dalam tindakan melanggar hukum internasional yang berat.
Baca Juga: Pesan Tegas Khatam Al Anbiya kepada Rezim Zionis
Secara terbuka menyangkal adanya bantuan atau dukungan bagi pihak agresor, namun di saat yang sama mengakui adanya dukungan “teknis dan logistik” yang memungkinkan serta memfasilitasi perang agresi ilegal Amerika-Israel terhadap Iran.
Baqaei menambahkan bahwa pemberian dukungan ‘teknis dan logistik’ kepada pihak agresor tidak lain merupakan kontribusi yang jelas dan langsung terhadap pelaksanaan perang pilihan yang ilegal—sebuah tindakan agresi yang nyata dan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.














