Pengamat Kebijakan Publik, Fernando Emas. (Foto: Dok. Pribadi)

Beranda / Ekonomi / Kongkalikong Harga-Distribusi Minyakita

Kongkalikong Harga-Distribusi Minyakita

PravadaNews – Lonjakan harga minyak goreng rakyat merek Minyakita di tingkat eceran menyisakan tanda tanya besar. Sebab, Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasar ditentukan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Harga di eceran saat ini, harga Minyakita bisa mencapai Rp19.000-Rp21.000 untuk kemesan 1 liter. Hal ini pun yang membuat masyarakat memilih beralih dari Minyakita. Selain itu, masyarakat juga terkadang mendapati stok Minyakita di pasar rakyat langka.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan salah satu penyebab harga Minyakita di atas HET adalah rantai distribusi yang panjang.

“Sehingga, harga jual oleh pedagang pengecer kepada konsumen menjadi lebih tinggi dari HET,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Iqbal Shoffan Shofwan kepada PravadaNews, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga: Ini Jawaban Dirjen PDN Kemendag soal Peredaran Minyak Curah

Kemendag mengimbau kepada seluruh pedagang di pasar rakyat membeli Minyakita melalui jalur distribusi yang ditentukan yaitu pelaku distribusi yang terdaftar oada SIMIRAH.

Iqbal menjelaskan, distribusi Minyakita juga dialokasikan sebesar 35% melalui Perum Bulog dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan.

“Jalur distribusi melali Perum Bulog dan/atau BUMN pangan diandalkan untuk mengisi pasokan di pasar rakyat, sehingga menjaga harga penjualan ke konsumen sesuai dengan HET,” jelas Iqbal.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik, Fernando Emas menduga ada permainan antara Kemendag dengan produsen Minyakita imbas dari lonjakan harga dan keterbatasan pasokan di sejumlah daerah.

“Jangan-jangan ada kongkalikong antara kementerian terkait dengan perusahaan produsen Minyakita terkait dengan pasokan minimal yang harus didistribusikan di dalam negeri,” kata Fernando.

Fernando menambahkan, Kemendag nampaknya hanya diam dan tidak berbuat apa pun ketika mengetahui harga Minyakita telah jauh melampaui HET.

“Sehingga Kementerian Perdagangan seolah seperti tutup mata mengenai harga jual Minyakita yang jauh melampaui HET,” pungkas Fernando.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *