PravadaNews – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengecam desakan musuh untuk melancarkan perang ekonomi terhadap Iran.
Pezeshkian mengatakan, Republik Islam tidak akan tunduk pada tuntutan musuh.
Pezeshkian menyampaikan, negosiasi yang direncanakan mengedepankan kepentingan bangsa.
Republik Islam Iran dalam keadaan apa pun tidak akan tunduk pada tekanan dan tuntutan berlebihan musuh.
Baca Juga: Pihak Luar Tidak Bisa Kuasai Teluk Persia-Selat Hormuz
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian dalam pertemuan dengan anggota Kamar Dagang, Industri, Pertambangan, dan Pertanian Iran, pada Senin (25/5/2026), melansir dari Kantor Berita IRNA.
Pezeshkian menyakini, kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta akan mampu menghadapi tantangan yang dilakukan para musuh.
Pezeshkian menambahkan, musuh telah kehabisan akal, setelah kegagalan agresi militer, sekarang melakukan perang ekonomi dengan Iran.















