PravadaNews – Penyelenggaraan konser rapper Ye atau Kanye West dan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 di Jakarta menghasilkan dampak ekonomi gabungan sebesar Rp625 miliar. Nilai tersebut berasal dari konser Ye yang diperkirakan menyumbang Rp 450 miliar dan JRF sebesar Rp175 miliar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, penyelenggaraan berbagai acara berskala internasional menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat posisi ibu kota sebagai pusat kegiatan atau epicentrum of event.
Pramono menilai, keberhasilan penyelenggaraan acara internasional, termasuk konser Ye dan JRF, menunjukkan bahwa Jakarta telah siap untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung.
“Ketika Ye main di sini, sebenarnya kita juga deg-degan, bisa enggak kita memberikan dukungan terbaik karena ada Jakarta Running Festival. Ternyata semuanya berjalan dengan baik, dan saya mendapatkan informasi bahwa Ye juga mengapresiasi penyelenggaraan yang kita lakukan,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, dikutip Jumat (30/10/2026).
Pramono menilai, penyelenggaraan acara berskala internasional tidak hanya meningkatkan daya tarik Jakarta bagi wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi berbagai sektor usaha.
Sebagai contoh pada konser The Weeknd yang berlangsung selama dua hari. Saat itu, acara tersebut digelar berdekatan dengan konser Pestapora.
Kedua kegiatan tersebut diperkirakan menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp 250 miliar.
Menurut Pramono, transportasi publik menjadi salah satu faktor dalam kelancaran penyelenggaraan acara. Salah satunya seperti operasional KRL hingga pukul 01.00 WIB.
Dengan hadirnya acara tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan penyelenggaraan acara internasional menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027. Pramono meminta promotor untuk menghadirkan musisi dunia yang belum pernah tampil di ibu kota.
“Kita sudah tidak kalah sekarang menyelenggarakan event-event seperti itu dengan Singapura, kita sudah enggak kalah,” kata Pramono.
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin meminta Pemprov DKI Jakarta untuk terus meningkatkan penyelenggaraan acara berskala internasional. Menurut Suhud, kegiatan tersebut berpotensi menggerakkan perekonomian sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku usaha di Jakarta.
“Saya kira kegiatan-kegiatan seperti itu harus selalu dilakukan oleh pemerintah provinsi agar mendorong ekonomi kita. Event-event internasional perlu ditingkatkan dalam rangka mendorong ekonomi kita,” ujar Suhud.
Sebagai contoh, Jakarta Running Festival 2026 yang melibatkan ribuan peserta, termasuk dari mancanegara. Kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi karena melibatkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Suhud menilai, penyelenggaraan acara internasional perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas acara dan dukungan fasilitas pendukung menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing Jakarta sebagai destinasi kegiatan internasional.














