Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi melibatkan wartawan sebagai peserta dalam rangkaian lomba internal yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. (Foto: KPU)

Beranda / Politik / KPU-Pers Pererat Kebersamaan di HUT ke-81 RI

KPU-Pers Pererat Kebersamaan di HUT ke-81 RI

PravadaNews – Lapangan olahraga di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kali ini tidak hanya dipenuhi oleh para pegawai penyelenggara pemilu.

Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, insan pers turut mengambil bagian dalam suasana yang berbeda dari rutinitas pemberitaan dan aktivitas kepemiluan.

Untuk pertama kalinya, KPU secara resmi melibatkan wartawan sebagai peserta dalam rangkaian lomba internal yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

Keterlibatan tersebut membuka ruang interaksi yang lebih cair antara penyelenggara pemilu dan insan pers melalui berbagai cabang olahraga (cabor).

Selama ini, hubungan KPU dan wartawan lebih banyak berlangsung dalam ruang kerja jurnalistik, mulai dari peliputan tahapan pemilu hingga penyampaian informasi kepada masyarakat.

Namun, melalui kegiatan olahraga dan perlombaan ini, kedua pihak memiliki kesempatan untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan.

Keikutsertaan insan pers tersebut pun mendapat sambutan positif dari Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPPDEM). Bagi komunitas pewarta pemilu, keterlibatan wartawan dalam kegiatan KPU tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antara penyelenggara pemilu dan media.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan hubungan antara KPU dan insan pers tidak selalu harus dibangun melalui agenda formal. Di tengah kesibukan mengawal informasi kepemiluan, ruang kebersamaan seperti olahraga dapat menjadi cara lain untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan kedua pihak.

Ketua Umum KPPDEM, Achmad Satryo menilai, langkah tersebut menjadi sinyal positif terhadap keterbukaan KPU kepada insan pers.

Menurut Satryo, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT RI, tetapi juga memperlihatkan adanya ruang interaksi yang lebih cair antara jajaran KPU dan awak media yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

“Ini merupakan hal yang sangat baik. Untuk pertama kalinya teman-teman pers dilibatkan dalam lomba internal KPU sebagai peserta. Ini menunjukkan adanya keterbukaan dan kedekatan yang semakin baik antara KPU dengan insan pers,” ujar Satryo, Dikutip Rabu (12/8/2026).

Satryo menilai, suasana dalam kegiatan tersebut juga menjadi gambaran menarik karena seluruh jajaran KPU, mulai dari office boy (OB) hingga pimpinan, terlihat antusias mengikuti berbagai perlombaan tanpa adanya sekat.

“Yang menarik, semua duduk dan berbaur bersama. Tidak ada sekat antara pimpinan, jajaran staf maupun teman-teman pers. Semuanya ikut menikmati suasana dan semangat yang sama,” kata Satryo.

Pewarta Kantor Berita Politik RMOL itu berharap kebersamaan yang terbangun melalui momentum HUT RI tersebut dapat terus dipertahankan, khususnya dalam membangun hubungan yang sehat antara penyelenggara pemilu dan insan pers.

Sementara itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin mengatakan, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak cukup hanya dimaknai sebagai refleksi atas sejarah perjuangan bangsa.

Menurutnya, kemerdekaan juga harus diisi dengan kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Momentum menyambut HUT RI ini selain untuk merefleksikan kembali hari kemerdekaan kita, perlu juga kita maknai dengan kebersamaan. Kemerdekaan itu kemudian kita isi bersama-sama, tanpa sekat, sebagaimana yang diajarkan founding fathers kita dahulu,” ujar Afifuddin.

Afifuddin menilai kebersamaan tanpa sekat tersebut penting untuk terus dirawat, termasuk dalam lingkungan kerja dan hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak.

Menurut Afifuddin, perayaan HUT RI dapat menjadi ruang untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kesetaraan.

Senada dengan Ketum, Sekretaris Jenderal KPPDEM, Nopri Agustian, menyambut baik pelibatan pers dalam kegiatan internal KPU tersebut.

Menurut Nopri, hubungan antara penyelenggara pemilu dan media tidak hanya dibangun melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui ruang-ruang kebersamaan yang dapat memperkuat komunikasi dan rasa saling percaya.

“Semoga ini menjadi awal yang baik menuju demokrasi yang lebih baik. Keterbukaan seperti ini penting, karena pers memiliki peran strategis dalam mengawal proses demokrasi dan memberikan informasi kepada masyarakat,” ujar Sekjend KPPDEM.

Nopri berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam perayaan HUT RI ke-81 tersebut dapat menjadi budaya positif yang terus dikembangkan KPU dalam membangun komunikasi dengan insan pers.

“Ketika tidak ada sekat, komunikasi akan lebih mudah. Ketika komunikasi terbangun dengan baik, tentu pengawalan terhadap demokrasi dan pemilu juga akan semakin baik,” pungkasnya.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *