PravadaNews – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan nota kesepahaman yang baru saja ditandatangani merupakan hasil dari pemikiran kolektif para anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Pezeshkian menegaskan, dokumen tersebut dapat menjadi pilar utama hubungan luar negeri Iran di masa depan.
Dalam sebuah unggahan di akun X miliknya, Pezeshkian menulis: “Nota kesepahaman yang telah ditandatangani ini merupakan hasil pemikiran kolektif anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dan seluruh anggota menyepakatinya. Saya yakin nota kesepahaman ini akan menjadi poros utama hubungan luar negeri kita di masa depan,” kata Pezeshkian melansir dari Kantor Berita IRNA, dikutip Senin (3/8/2026).
“Kita harus berupaya memastikan pihak lawan tetap berkomitmen pada apa yang telah mereka tandatangani,” tambahnya.
Presiden Iran menekankan bahwa pelaksanaan nota kesepahaman ini akan berkontribusi pada penguatan keamanan bagi Iran, kawasan, dan sekutu-sekutu Teheran.
Pezeshkian menambahkan: “Keamanan negara, kawasan, dan sekutu-sekutu kita akan semakin kuat melalui nota kesepahaman ini,” tutup Pezeshkian.















