Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Jafar. (Foto: Dok. F-PKB DPR RI)

Beranda / Politik / Menanti Gerak Cepat Pemerintah Pasca Perry Warjiyo Mundur

Menanti Gerak Cepat Pemerintah Pasca Perry Warjiyo Mundur

PravadaNews – DPR RI meminta pemerintah bergerak cepat menyikapi pengunduran diri Perry Warjiyo dari Gubernur Bank Indonesia (BI).

Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Jafar mengatakan, ketidakpastian kepemimpinan bank sentral dinilai berpotensi memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan, apabila tidak segera direspons dengan langkah yang tepat.

Faktanya, pasca pengunduran diri Gubenur BI (Senin, 27/7/2026), pasar keuangan langsung memberikan respons negatif. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar rupiah ditutup melemah menjadi Rp17.995 per dolar AS atau turun 0,12 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terkoreksi 0,17 persen ke level 6.185,7.

“Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia harus segera direspons dengan langkah cepat oleh pemerintah. Reaksi pasar yang langsung terlihat melalui pelemahan rupiah dan IHSG tersebut menunjukkan, pelaku pasar sedang menunggu kepastian arah kebijakan moneter dan kepemimpinan BI,” kata Marwan di Jakarta, dikutip Rabu, (29/7/2026).

Mantan Menteri Desa-PDTT ini menilai, pemerintah tidak boleh membiarkan ketidakpastian berlangsung terlalu lama. Sebab, BI merupakan institusi yang menjadi jangkar stabilitas ekonomi nasional, terutama buat menjaga nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta menjaga stabilitas sistem keuangan.

“Pasar keuangan sangat sensitif terhadap ketidakpastian. Semakin lama proses penentuan gubernur definitif, semakin besar peluang munculnya spekulasi yang dapat meningkatkan volatilitas nilai tukar serta sentimen negatif pasar saham dan pasar obligasi. Karena itu, pemerintah perlu memberikan kepastian secepat mungkin,” ujar Marwan.

Sebelumnya, kabar mengagetkan datang dari Bank Indonesia. Perry Warjiyo secara mengejutkan mengundurkan diri jabatannya, Gubernur BI.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, Perry telah menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden,” kata Presetyo dalam konferensi pers di Kantor Bank Indonesia, Senin (27/7/2026).

Presiden pun, kata Preasetyo, telah menerima surat pengunduran diri Perry.

“Bapak presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo dan disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian beliau selama 7 tahun lama,” jelas Prasetyo.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *