Panglima Tertinggi Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami. (Foto: Dok. Kantor Berita IRNA)

Beranda / Mancanegara / Musuh Tak Berani Dekati Pantai Iran Selama Perang

Musuh Tak Berani Dekati Pantai Iran Selama Perang

PravadaNews – Panglima Tertinggi Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami mengatakan, pasukan musuh tidak berani mendekati garis pantai Iran selama perang AS-Israel baru-baru ini.

Panglima Tertinggi itu juga memuji Angkatan Udara, Angkatan Darat dan cabang militer lainnya dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Pernyataan itu disampaikan Hatami dalam upacara penghormatan keluarga para martir di Akademi Perwira Imam Ali, Selasa (16/6/2026), melansir Kantor Berita IRNA.

Pada kesempatan tersebut, Hatami mengatakan, Iran telah berperang defensif melawan agresi dan berhasil menggagalkan tujuan musuh.

“Dalam pertempuran ini, musuh adalah agresor, dan kami membela diri dengan kuat. Meskipun kami menjadi sasaran agresi dengan cara yang menindas, pertahanan kami dilakukan dengan kekuatan yang besar,” kata Hatami.

Baca Juga: Diplomatik Ala Iran Lawan Penindas Dunia

Hatami mencatat bahwa ilmu militer membedakan antara perang ofensif dan defensif. Hatami menambahkan bahwa negara yang bertahan hanya berupaya untuk menolak agresi dan melindungi wilayahnya.

Hatami mengatakan, Iran mengalami serangan yang licik saat terlibat dalam negosiasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi negara, menambahkan bahwa “kedua kalinya, kami diserang di tengah negosiasi.”

Israel dan Amerika Serikat melancarkan dua perang agresi terhadap Iran. Perang pertama dimulai pada 13 Juni tahun lalu dan berlangsung selama 12 hari, sedangkan perang kedua dilancarkan pada 28 Februari tahun ini dan berlangsung selama 40 hari. Selama kedua perang tersebut, Angkatan Bersenjata Iran memaksa musuh untuk meminta gencatan senjata.

Kepala Angkatan Darat mengatakan musuh telah menetapkan tujuan politik dan militer utama untuk kampanyenya, termasuk memaksa bangsa Iran untuk tunduk dan menggulingkan Republik Islam. Merujuk pada pernyataan presiden AS, Hatami mengatakan tujuan-tujuan tersebut telah gagal.

“Dalam perang 12 hari, musuh memohon gencatan senjata, dan hal yang sama terjadi dalam perang baru-baru ini,” ujar Hatami. “Mereka melakukan semua kejahatan mereka, tetapi tidak satu pun tujuan mereka tercapai.”

Hatami mengatakan pasukan darat dan angkatan laut Angkatan Darat Iran, bersama dengan unit Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dikerahkan di sepanjang garis pantai Teluk Persia dan Laut Oman, mencegah pasukan musuh mendekati pantai Iran.

“Tidak sejengkal pun wilayah kami yang hilang,” katanya, menambahkan bahwa musuh telah menderita kekalahan politik dan strategis sementara Iran muncul lebih kuat di panggung global.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *