PravadaNews – Otoritas Jasa Keuangan mencatat jumlah rekening pelajar di perbankan terus meningkat hingga mencapai 59,03 juta rekening per Februari 2026, dengan total dana Rp30,31 triliun. Peningkatan ini dinilai menjadi indikator menguatnya inklusi keuangan sejak usia dini.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan, Dian Ediana Rae, menyebut jumlah rekening tersebut naik 1,79 persen atau bertambah lebih dari satu juta rekening dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Ke depan, OJK memandang tren pertumbuhan tabungan pelajar akan tetap positif, didukung oleh penguatan literasi dan inklusi keuangan serta perluasan program Satu Rekening Satu Pelajar,” kata Dian dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (25/4/2026).
Baca juga : OJK Sambut Positif Evaluasi MSCI
Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) disebut menjadi salah satu motor pendorong peningkatan jumlah rekening. Selain itu, momentum musiman seperti pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) saat Idul Fitri juga dinilai dapat memperkuat kebiasaan menabung di kalangan anak.
Menurut Dian, dana tabungan pelajar saat ini berkontribusi sekitar 0,97 persen terhadap total tabungan perbankan nasional yang mencapai Rp3.115,62 triliun.
Di sisi lain, kinerja dana pihak ketiga (DPK) perbankan juga menunjukkan pertumbuhan kuat. Hingga Februari 2026, DPK tumbuh 13,86 persen secara tahunan, meningkat signifikan dibandingkan 5,75 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tabungan turut menguat menjadi 8,12 persen secara tahunan, naik dari 7,21 persen pada Februari 2025. Meski demikian, OJK memperkirakan laju pertumbuhan ke depan akan lebih moderat seiring normalisasi dan meningkatnya pilihan investasi masyarakat.
“Struktur DPK ke depan akan tetap terjaga secara sehat dan seimbang, sehingga perbankan memiliki ruang untuk menjaga likuiditas sekaligus mendukung fungsi intermediasi,” ujar Dian.
OJK menargetkan pertumbuhan rekening dan dana tabungan pelajar tetap berlanjut hingga akhir 2026, seiring stabilitas sektor jasa keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.















