Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (tengah) dan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya (kanan).

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman (kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (tengah) dan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya (kanan). (Foto: Dok. PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Pemda, Swasta, dan BUMN Harus Beri Ruang untuk UMKM

Pemda, Swasta, dan BUMN Harus Beri Ruang untuk UMKM

PravadaNews – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengatakan, pemerintah mendorong optimalisasi fasilitas publik yang dimiliki pemerintah, swasta, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyediakan ruang sebesar 40% untuk UMKM.

“Diberikan ruang sebesar-besarnya kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” kata Maman kepada wartawan di Mbloc Space, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Maman mengatakan, Mbloc Space menjadi contoh bagaimana pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, dan BUMN berkolaborasi memberi ruang bagi UMKM.

Baca Juga: KUR Jadi Elemen Penting bagi Keberdayaan Ekraf dan UMKM

“Mblock menjadi salah satu rujukan dan contoh yang positif, salah satu kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik yang memberikan ruang berkumpul para anak-anak muda kita, UMKM kita, dan juga sektor ekonomi kreatif,” jelas Maman.

Sementara itu, Menteri Koordiantor (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong sarana bagi UMKM sebesar minimal 40%.

“Saya akan terus menggenjot agar kewajiban 40% itu segera dilaksanakan secara lebih serius,” kata Menko Cak Imin kepada wartawan di Mbloc Space, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

Menko Cak Imin menjelaskan, Ekraf dan UMKM menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga tingkat desa. Selain itu, KUR dapat membuka lapangan pekerjaan.

“Kontribusinya nyata bahwa dengan KUR yang berjalan baik akan membuka lapangan pekerjaan baru dan menumbuh kembangkan pelaku usaha,” kata Menko Cak Imin.

Menko Cak Imin mengatakan, pihaknya menargetkan 10 juta penduduk Indonesia pada 5 tahun ke depan bisa menjadi pelaku usaha dan mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Kita punya target, insya Allah, 10 juta penduduk 5 tahun ke depan ini bisa berusaha dengan mudah dan mendapatkan pekerjaan yang baik,” jelas Menko Cak Imin.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *