PravadaNews – Aksi pencurian terjadi di Masjid Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kasus ini viral di media sosial.
Pelaku dengan leluasa menggasak barang berharga milik seorang penunggu pasien yang tengah tertidur. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan terjadi pada Sabtu, 19 Juli 2026.
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria yang diduga pelaku memasuki area masjid dengan gerak-gerik santai. Meski di dalam masjid terdapat beberapa orang yang sedang beristirahat, pelaku tampak tidak ragu melancarkan aksinya.
Dalam video yang dikutip, Senin (27/7/2026), pelaku terlihat mengamati situasi di sekitar sebelum mendekati para penunggu pasien yang sedang tertidur. Setelah memastikan kondisi aman, pelaku diduga mengambil barang berharga milik korban, lalu meninggalkan lokasi tanpa menimbulkan kecurigaan.
Korban diketahui bernama Supadmi, warga Pondok Benda, Tangerang Selatan, Banten. Saat kejadian, Supadmi sedang menjaga suaminya yang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong.
Menurut keterangan keluarga, suami Supadmi telah dirawat sejak 10 Juli 2026 dalam kondisi koma. Selama mendampingi proses perawatan, Supadmi memilih beristirahat di masjid rumah sakit karena tempat tinggalnya cukup jauh dari lokasi rumah sakit. Selain itu, keputusan tersebut juga diambil untuk menghemat biaya selama menunggu suaminya menjalani perawatan.
Malam sebelum kejadian, Supadmi baru saja bergantian menjaga dengan adiknya. Setelah memastikan kondisi suaminya, ia kemudian menuju masjid untuk beristirahat sejenak. Namun, saat terbangun, ia mendapati dompet berisi uang tunai beserta sejumlah dokumen penting telah hilang.
Akibat aksi pencurian tersebut, korban kehilangan sejumlah uang tunai, kartu tanda penduduk (KTP) miliknya, KTP milik sang suami, serta beberapa dokumen penting lainnya. Hilangnya dokumen-dokumen tersebut menambah beban korban yang saat itu tengah fokus mendampingi proses pengobatan suaminya.
Peristiwa itu telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku diharapkan dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku dan mempercepat proses penyelidikan.
Kasus ini menjadi pengingat bagi para keluarga pasien maupun pengunjung rumah sakit untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap barang-barang berharga, termasuk saat beristirahat di fasilitas umum. Di sisi lain, pihak rumah sakit diharapkan terus meningkatkan pengawasan dan sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.















