Ilustrasi mata uang Rupiah. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.919

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.919

PravadaNews – Pergerakan rupiah kembali berbalik arah pada pembukaan perdagangan Kamis (1/10/2026).

Setelah sehari sebelumnya mampu menguat cukup signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), mata uang Garuda kini kembali tertekan dan mendekati level Rp18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah 0,14 persen atau 25 poin ke posisi Rp17.919 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan Rabu (30/9), rupiah ditutup menguat 0,48 persen atau 87 poin ke level Rp17.894 per dolar AS.

Dengan pergerakan yang masih fluktuatif dan cenderung melemah, rupiah dinilai masih rentan kembali menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

“Kami mencermati dari sisi teknikal, pergerakan Rupiah nampaknya rawan terdepresiasi terhadap dolar AS,” kata Analis Pasar Uang dari MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, Kamis (1/10/2026).

Menurut Herditya, yang harus diperhatikan dari pergerakan rupiah adalah area Rp17.954

Apabila rupiah menembus area tersebut, maka rupiah akan bergerak menguji kisaran Rp17.987-Rp18.062 per dolar AS.

“Best case nya, rupiah menguat ke rentang Rp17.836-Rp17.880 per dolar AS,” ujar Herditya.

Dinamika global, tambahnya, masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.

Dinamika yang menyebabkan indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi masih cenderung kuat.

Kedua faktor tersebut, kata Herditya, berpengaruh negatif ke emerging market, termasuk Indonesia.

Tingginya indeks dolar dan imbal hasil tersebut dapat memicu aliran keluar modal asing, yang menekan nilai tukar.

Indeks dolar AS hari ini bergerak di kisaran 101,45-101,48, level tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun naik ke level 5,29 persen.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *